Suara.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Luis Milla Aspas, resmi mendaftarkan 23 pemain untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-23 di Bangkok, Thailand, 19-23 Juli 2017.
Skuat timnas Indonesia U-22 yang berangkat ke Bangkok sendiri berjumlah 24 pemain. Itu artinya, ada satu pemain yang dicoret Milla dalam skuatnya.
Dalam hal ini, pelatih yang pernah bermain di Real Madrid dan Barcelona itu tidak memasukkan nama Miftahul Hamdi dalam daftar skuatnya di kualifikasi tersebut.
Asisten pelatih timnas Indonesia U-22, Bima Sakti, pun menjelaskan alasan tidak didaftarkannya winger Bali United itu.
Bima mengatakan, posisi yang ditempati Hamdi sudah penuh. Bima juga mengaku tim pelatih sangat berat mencoret nama Hamdi dari skuat di kualfikasi Piala Asia U-23.
"Kami terpaksa mencoretnya, keputusan ini sangat berat buat kami karena kami hanya bisa mendaftarkan 23 pemain saja," ujar mantan kapten timnas Garuda dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (19/7/2017).
Untuk posisi sayap di timnas Indonesia U-22 memang sangat padat. Selain ada Miftahul, juga ada Febri Hariyadi, Saddil Ramdani, Yabes Roni, dan Septian David Maulana.
"Posisi pemain sayap sudah melimpah, ada Febri, Saddil, hingga Osvaldo. Kami memang harus memilih," jelas Bima.
Meski tidak masuk dalam daftar, namun Hamdi tetap berada di Bangkok. Dia akan tetap berlatih bersama rekan-rekannya.
Baca Juga: KPK akan Periksa Lima Saksi Korupsi e-KTP, Siapa Saja?
Kemungkinan sang pemain juga bakal masuk dalam skuat timnas Indonesia U-22 yang akan tampil di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Agustus mendatang.
Di kualifikasi sendiri, Indonesia tergabung di Grup H bersama tuan rumah Thailand, Malaysia, dan Mongolia.
Pada laga pertama, Indonesia akan menghadapi negeri serumpun Malaysia, hari ini, di National Stadium, Bangkok. Dua hari kemudian timnas Indonesia U-22 ditantang Mongolia, sebelum jalani laga terakhir melawan Thailand, Minggu (23/7/2017).
Berita Terkait
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Kemenangan atas Bali United Jadi Modal Beckham Putra Hadapi Dewa United
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?
-
Diberhentikan Sponsor dan 'Dikeramasi' Satu Indonesia, Fadly Alberto Hengga Muncul dan Ucap Ini
-
Siapa Rakha Nurkholis? Bek Muda yang Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?