Suara.com - Mantan kapten Bayern Munich, Philipp Lahm, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Jerman 2017, Minggu (23/7/2017). Penghargaan ini diselenggarakan media terkemuka Jerman, Kicker, dimana para pemilihnya adalah para jurnalis di Jerman.
Penganugerahan ini tentu jadi kado 'terakhir' Lahm sebagai pemain setelah memutuskan pensiun Mei lalu di usia 33 tahun.
Selama 15 tahun memperkuat Bayern, Lahm delapan kali merasakan juara Bundesliga Jerman, enam trofi Piala Jerman, satu Liga Champions, dan trofi Piala Dunia 2014 bersama timnas Jerman.
Sebelumnya, Lahm mendapat kehormatan dengan masuk dalam Hall of Fame Bayern, setelah dia membawa klub dari kawasan Bavaria itu meraih gelar Bundesliga musim lalu.
Dari hasil pemungutan suara, Lahm berhasil mengalahkan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, dan top skor Bundesliga 2016/17, Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund).
"Ini sungguh kehormatan dan saya benar-benar senang. Saya pikir para jurnalis dalam pemungutan suara telah melihat seluruh karier saya," kata Lahm.
"Sejarah telah menunjukkan, sangat sulit bagi seorang bek untuk terpilih jadi Pemain Terbaik karena selama satu tahun selalu biasanya pemain depan yang berada di headline surat kabar," lanjut Lahm.
Lahm mengikuti jejak mantan rekan setimnya di Bayern dan timnas Jerman, Jerome Boateng, yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Jerman 2016.
Baca Juga: PNS Terlibat Ormas Anti-Pancasila, Mendagri: Silakan Mundur
Tag
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam