Suara.com - Tuan rumah Bali United berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (23/7/2017) malam.
Sejak babak awal dimulai, Bali United lebih banyak menekan ke area pertahanan PSM Makassar. Sejumlah peluang Bali United tercipta melalui Yandi Sofian pada menit ke-5 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti yang mampu ditepis penjaga gawang PSM Makassar Syaiful.
Bali United sempat mendapat peluang emas melalui Marcos Flores pada menit ke-6 melalui sepakan keras di dalam kotak penalti namun, tendangannya justru membentur mistar gawang.
Peluang emas Bali United sempat didapat Sylvano Comvalius pada menit ke-37 melalui proses sundulan, namun masih melambung di atas mistar gawang.
PSM Makassar sempat membalas serangan Bali United pada menit ke-8, melalui sepakan Anthony Klok, namun sepakan pemain tengah itu masih melebar jauh dari gawang tuan rumah.
Selain itu, peluang melalui tendangan keras Jan Plum pada menit ke-46 juga mampu ditepis penjaga gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan.
Pemain depan Bali United, Yandi Sofyan pada menit akhir babak pertama kembali mendapat peluang di depan gawang pada menit ke-47, namun tendangannya belum mengarah ke gawang PSM Makassar dalam laga itu.
Pada babak kedua, Bali United berhasil mencetak gol melalui tendangan penalti Marcos Flores pada menit ke-57 yang tidak mampu ditepis penjaga gawang PSM Makassar.
Tim tamu bermain dengan sepuluh orang pemain akibat Marc Klok terkena akumulasi kartu kuning, sehingga wasit mengeluarkan kartu merah dalam laga itu.
Baca Juga: Menang Tipis Atas PS TNI, Persipura Puncaki Klasemen
Sementara, Bali United tampil semakin agresif dan tuan rumah kembali menambah gol melalui Sylvano Comvalius pada menit ke-73 dan gol ketiga diciptakan Miftaful Hamdi pada menit ke-88 melalui proses sundulan setelah mendapat umpan matang dari Fadil Sausu.
Hingga wasit Djumadi Effendi asal Malang meniup peluit panjang skor tetap bertahan 3-0 untuk keunggulan tuan rumah Bali United atas PSM Makassar.
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada Bali United yang sangat mempengaruhi performa timnya.
"Saya tidak akan banyak berkomentar dengan pertandingan kali ini, karena semua keputusan ada di wasit, khususnya untuk kartu merah kepada pemain kami Anthony Klok. Demikian juga hadiah penalti yang diberikan kepada wasit kepada Bali United," ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro menambahkan, kemenangan hari ini merupakan kerja keras para pemain dan pertandingan melawan PSM Makassar sangat luar biasa.
"Sebelum laga dimulai saya meminta kepada pemain agar menyuguhkan permainan yang menarik untuk para pendukung Bali United," ujar mantan bomber timnas Indonesia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta