Suara.com - Jafri Sastra dikabarkan mundur dari posisi pelatih Mitra Kukar setelah menyelesaikan putaran pertama kompetisi Liga 1 musim 2017, namun belum diketahui pasti alasan pengundurannya.
Informasi yang diperoleh di Samarinda, Kaltim, Senin malam, menyebutkan, pelatih asal Padang, Sumatera Barat, itu telah berpamitan dengan seluruh pemain dan mengatakan sudah tidak lagi menangani tim asal (31/7/2017) Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Kabar mundurnya Jafri Sastra ini cukup mengejutkan, karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda dia akan meninggalkan tim setelah menyelesaikan laga terakhir di kandang melawan Persiba Balikpapan yang berakhir 2-2, akhir pekan lalu.
Kapten tim Mitra Kukar Bayu Pradana ketika dikonfirmasi mengenai kabar itu membenarkan apabila Jafri Sastra telah berpamitan kepada semua pemain.
"Memang benar Coach Jafri Sastra telah meninggalkan Mitra Kukar dan berpamitan," katanya.
Saat dikonfirmasi wartawan, Jafri Sastra menolak untuk berkomentar dan hanya membalas pesan singkat elektronik dengan menyatakan dirinya sudah tidak lagi menangani Mitra Kukar.
"Maaf saya tidak tahu soal pemain baru, tanya saja langsung sama manajemen karena saya sudah tidak di Mitra Kukar lagi," bunyi pesan singkat Jafri Satra.
Sementara itu, manajemen Mitra Kukar hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi soal pengunduran diri Jafri Sastra dari kursi kepelatihan.
Mundurnya Jafri Satra dari kursi pelatih Mitra Kukar ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya Jafri memutuskan mundur dari Naga Mekes setelah gagal di turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016.
Setelah itu, pelatih yang membawa Mitra Kukar menjuarai turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015 itu menangani Persipura Jayapura di kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016, namun tidak sampai setengah musim kontraknya diputus.
Tidak lama setelah hengkang dari Persipura, Jafri Sastra kembali ditarik manajemen Mitra Kukar, menggantikan posisi Subangkit yang dipecat.
Prestasi Jafri Satra terbilang tidak terlalu buruk musim ini dan hingga penutup putaran pertama Liga 1, Mitra Kukar menempati peringkat ke-8 dengan mengoleksi 25 poin.
Namun, satu hal yang mencoreng kinerja Jafri Sastra yaitu jumlah kebobolan gol, di mana Mitra Kukar menjadi tim paling banyak kebobolan di Liga 1 dengan jumlah kemasukan 32 gol.
Dengan demikian, Jafri Sastra masuk daftar pelatih yang meninggalkan klub peserta Liga 1 saat kompetisi masih bergulir.
Beberapa pelatih yang sebelumnya telah mundur atau diputus kontraknya oleh tim Liga 1, di antaranya Laurent Hatton (PS TNI), Angel Alfredo Vera (Persipura), Liestiadi (Persipura), Hans Peter-Schaller (Bali United), Timo Schunemann (Persiba Balikpapan), Yusack Sutanto (Perseru), Osvaldo Lessa (Sriwijaya), Djajang Nurjaman (Persib Bandung), Dragan Djukanovic (Borneo FC), dan Aji Santoso (Arema FC). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek