Suara.com - Cristiano Ronaldo memang tidak memiliki bakat sehebat pendahulunya di Real Madrid, Ronaldo Luis Nazario de Lima. Akan tetapi kerja kerasnya sejak usia belia mengantar dirinya menjadi seorang bintang sepak bola.
Itulah pendapat yang dilontarkan mantan direktur sepak bola Real Madrid yang juga pernah memimpin Italia mencapai final Piala Dunia 1994, Arrigo Sacchi.
Seperti diketahui, Ronaldo Luis Nazario berjaya bersama Madrid saat Sacchi masih memegang jabatan di Santiago Bernabeu. Pemain asal Brasil itu mencetak 104 gol dari 177 penampilannya di lima musim bersama Madrid.
Menurut Sacchi, dua bintang Real Madrid bernama Ronaldo tersebut memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Ronaldo Luis Nazario diakui Sacchi memiliki bakat besar. Akan tetapi dia lebih suka menunggu bola ketimbang menjemputnya dalam pertandingan.
Berbeda dengan pendahulunya, Ronaldo yang sekarang diakui Sacchi memang kurang berbakat. Namun dedikasi pemain kelahiran Portugal itu mampu menjadikannya pemain hebat.
"Pernah suatu hari saya menemui Carlo Ancelotti saat dia masih melatih Real Madrid. Tahukah anda siapa yang ada di sana berlatih sendiri satu setengah jam sebelum sesi latihan? Cristiano Ronaldo," kata Sacchi.
"Ronaldo yang satu lagi, yang orang Brasil, memang lebih berkualitas (bakat). Tapi dia cepat lelah karena dia selalu menunggu. Dia tidak ingin terlalu banyak berlari," ujarnya.
"Cristiano Ronaldo adalah contoh seorang profesional sejati. Secara psikologi dia mengajarkan kepada kita bahwasannya bakat bukan segalanya. Jika anda tidak terlahir dengan bakat, anda bisa melakukannya dengan kerja keras setiap hari," sambung lelaki yang kini berusia 71 tahun.
"Itulah dia (Cristiano Ronaldo). Dia mengangkat Real, dan Real mengangkatnya," sambungnya lagi seperti dikutip Soccerway.
Usai mengalahkan Manchester United di Piala Super Eropa, Real Madrid akan menghadapi musuh bebuyutannya, Barcelona di Piala Super Spanyol.
Leg pertama akan digelar di Camp Nou, markas Barcelona, Senin (14/8/2017) dini hari WIB. Sedangkan leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu pada Kamis (17/8/2017).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi