Bola / BolaTaiment
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:35 WIB
Fenomena baru di Piala Dunia 2026 [Instagram Michael Olise]
Baca 10 detik
  • Michael Olise menghapus unggahan Instagram lamanya saat Piala Dunia 2026 untuk mengunggah foto bertema tren fotografi viral.
  • Tren fotografi ini diciptakan Florence Pernet dengan memotret pertandingan sepak bola melalui layar televisi menggunakan teknik khusus.
  • Gaya artistik unik yang memanfaatkan efek Moire tersebut kini mulai diikuti oleh banyak pemain serta timnas lainnya.

Suara.com - Aksi tak biasa dilakukan Michael Olise di tengah Piala Dunia 2026.

Penyerang asal Prancis itu menghapus seluruh unggahan lamanya di Instagram dan menggantinya dengan foto-foto yang membingungkan.

Postingan tersebut langsung memicu reaksi besar. Lebih dari 100 ribu komentar membanjiri akun Olise.

Banyak spekulasi bermunculan terkait aksi Olise.

Sejumlah media bahkan menilai itu sebagai sinyal kepindahan ke Real Madrid setelah menghapus jejak masa lalunya di Bayern Munchen.

Namun, kenyataannya berbeda. Tren ini merupakan bagian dari gaya fotografi baru yang tengah viral di media sosial.

Gaya unik ini dipopulerkan oleh fotografer Prancis, Florence Pernet.

Permet mengambil gambar pertandingan sepak bola langsung dari layar televisi, bukan dari stadion.

“Saya tidak punya akreditasi, tapi saya punya TV dan perspektif sendiri,” tulisnya di media sosial.

Baca Juga: Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Foto yang dihasilkan terlihat tidak biasa. Bayangan, garis, dan pola acak muncul akibat fenomena visual bernama Efek Moire, yakni benturan antara sensor kamera dan piksel layar.

Alih-alih dianggap buruk, efek ini justru menjadi daya tarik utama.

Gaya tidak sempurna ini dianggap menghadirkan nuansa artistik baru di era visual yang serba tajam.

Setelah Olise, tren ini mulai diikuti sejumlah pemain lain. Aymeric Laporte dan Felix Nmecha termasuk yang ikut mencoba gaya tersebut.

Bahkan, Timnas Portugal turut mengadopsi tren ini di media sosial mereka.

Fenomena ini juga dipicu oleh keterbatasan akses.

Fotografer Senegal, Sidy Talla, terpaksa memotret pertandingan dari televisi di hotelnya di New Jersey karena kendala visa masuk ke Kanada.

Load More