- Sebanyak 50 anggota Parlemen Uni Eropa mendesak FIFA menginvestigasi Gianni Infantino terkait pemberian penghargaan politik kepada Donald Trump.
- Pemberian FIFA Peace Award kepada Trump pada Desember 2025 di Washington dinilai melanggar prinsip netralitas statuta FIFA.
- Langkah tersebut memicu tuntutan transparansi serta akuntabilitas terhadap proses pengambilan keputusan sepihak di dalam tubuh organisasi FIFA.
Suara.com - Tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino meningkat di tengah Piala Dunia 2026.
Sebanyak 50 anggota Parlemen Uni Eropa mendesak investigasi terkait dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik setelah pemberian penghargaan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Desakan itu tertuang dalam surat resmi yang mendukung laporan organisasi hak asasi manusia FairSquare.
Mereka meminta Komite Etik FIFA menyelidiki keputusan Infantino menciptakan dan memberikan FIFA Peace Award kepada Trump pada Desember 2025.
Para anggota parlemen menilai langkah tersebut berpotensi melanggar statuta FIFA yang mewajibkan netralitas dalam urusan politik dan agama.
Mereka juga menyoroti pernyataan publik Infantino yang dinilai cenderung memihak.
“Piala Dunia seharusnya menyatukan dunia. Ketika Presiden FIFA mendukung satu pemimpin, itu merusak kredibilitas organisasi dan turnamen,” ujar anggota parlemen Irlandia, Barry Andrews dilansir dari BBC.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara undian Piala Dunia 2026 di Washington.
Saat itu, Infantino menyebut Trump layak menerima penghargaan atas perannya dalam upaya perdamaian global dan mengumumkan bahwa penghargaan itu akan diberikan setiap tahun.
Baca Juga: Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
Namun, FairSquare menilai pembentukan penghargaan tersebut tidak melalui persetujuan Dewan FIFA.
Hal ini memicu pertanyaan terkait transparansi dan tata kelola dalam pengambilan keputusan di tubuh organisasi.
Dalam suratnya, para anggota parlemen menegaskan bahwa kasus ini menjadi ujian penting bagi FIFA.
Mereka meminta organisasi tersebut menunjukkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan netralitas politik.
“Dengan sorotan dunia saat ini, FIFA harus menangani laporan ini secara serius. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan integritasnya,” demikian isi pernyataan tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel