Suara.com - Bhayangkara FC akhirnya berhasil meraih tiga poin setelah menekuk Bali United dengan skor tipis 3-2. Kemenangan tersebut juga membuat Bhayangkara FC masih tetap memimpin klasemen Liga 1.
Pada laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (29/9/2017) malam WIB, langsung menekan di awal pertandingan. Paulo Sergio pun sudah membuat Bhayangkara FC memimpin saat laga baru berjalan tujuh menit lewat tendangan bebasnya.
Sementara Bali United pun mencoba bangkit mengejar ketertinggalannya. Setelah melakukan beberapa kali ancaman, Sylvano Comvalius akhirnya berhasil menjebol gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan.
Upaya yang dilakukan Bali United akhirnya membuahkan hasil. Wasit memberikan penalti setelah pemain Bhayangkara FC handsball dan Sylvano Comvalius sebagai eksekutor melakukan tugasnya dengan baik guna menjebol gawang Bhayangkara yang dijaga Awan Setho Raharjo.
Skor pun menjadi imbang 1-1. Bhayangkara FC dan Bali United kembali membangun serangan. Pada menit ke-38, Bali United bali unggul menjadi 2-1 kembali Sylvano Comvalius yang berhasl menjebol gawang Bhayangkara dan skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bhayangkara langsung menekan dan melancarkan serangan demi serangan yang masih mampu diredam pemain belakang Bali United. Pada menit ke-66, Bali United akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Paulo Sergio dari titik penalti.
Bhayangkara FC pun masih melanjutkan tekanannya. Empat menit berselang Ilija Spasojevic dan pemain Bali I Made Andika berebut hasil menyambar bola umpan Ilham Udin Armaiyn. Bola mengenai kaki Andika dan masuk ke gawangnya sendiri.
Dengan gol bunuh diri tersebut Bhayangkara FC pun unggul 3-2. Meski Bali United masih mencoba memberikan perlawanan namun skor 3-2 bagi tuan rumah Bhayangkara tersebut bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Dengan kemenangan tersebut Bhayangkara FC masih memimpin klasemen Liga 1. Skuat besutan Simon McMenemy itu mengumpulkan 56 poin dari 27 laga atau unggul empat poin dari Bali United yang menempel di posisi kedua.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati