Suara.com - Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku bersyukur timnya masuk dalam grup "neraka" di Piala Presiden 2018 dengan tergabung bersama Persib, PSM Makassar dan PSMS Medan.
"Saya justru bersyukur karena kami bisa mengukur kemampuan mengingat berhadapan langsung dengan tim-tim kuat di babak penyisihan," kata lelaki yang biasa disapa RD di Palembang, Selasa (9/1/2018).
Ia mengatakan ajang pramusim ini akan dijadikan kesempatan untuk mematangkan skema tim yakni siapa pemain yang masuk skuat utama dan siapa pemain yang menjadi pelapis.
"Oleh karena itu, sejak awal saya katakan bahwa Sriwijaya FC tanpa target di Piala Presiden. Yang terpenting bahwa ajang pramusim ini menjadi kesempatan mematangkan tim sebelum benar-benar berkompetisi di Liga 1," kata mantan pelatih T-Team ini.
Hanya saja beberapa hal patut diwaspadai mengingat meski sebatas ajang pramusim, Piala Presiden sejatinya tetap bergengsi.
Apalagi, ajang ini kerap dijadikan kesempatan untuk menyeleksi pemain sehingga dipastikan siapa pun yang turun ke lapangan pasti dengan motivasi tinggi.
"Bedanya, Sriwijaya justru sudah memastikan skuat resmi sebelum Piala Presiden sehingga nanti di Piala Presiden justru benar-benar dijadikan kesempatan mematangkan komposisi pemain," ujar mantan pelatih Persipura dan Persija ini.
Senada dengan RD, Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex juga tidak membebani tim dengan target muluk. Hanya saja tetap menjadi catatan bahwa tim pada Piala Presiden sempat menjadi runner up pada tahun 2015.
"Kami percayakan semuanya ke pelatih, jika bisa juara ya apa salahnya. Tapi tetap harus digarisbawahi bahwa target sebenarnya ada di Liga 1 yakni membawa SFC juara," kata Dodi.
Skuat Laskar Wong Kito dijadwalkan menjalani tur uji coba ke Jawa dengan menghadapi Cilegon FC pada Kamis (11/1/2018) dan Bekasi FC pada Jumat (12/1/2018).
Sementara itu pada Piala Presiden dijadwalkan akan bertemu Persib Bandung pada laga pembuka di Bandung pada 16 Januari 2018. (Antara)
Berita Terkait
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram
-
5 Tablet Android Murah dengan Stylus Pen untuk Catat Materi Kuliah, Praktis buat Mahasiswa
-
Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi
-
Duaarrr! Rudal Iran Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Pangkalan Al-Azraq Yordania
-
3 HP All-Rounder Terbaik Pilihan David GadgetIn, Performa Jempolan
-
Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat
-
DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil