Suara.com - Panitia pelaksana pertandingan Piala Presiden 2018 Grup C menyesalkan adanya penyalaan "flare" di dalam tribun Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Ulah tersebut membuat Persebaya mendapatkan sanksi denda.
"Kami sangat menyesalkan, bahkan muncul sanksi yang diberikan panitia disiplin ke Persebaya," ujar ketua panitia pelaksana pertandingan Grup C, Whisnu Sakti Buana di Surabaya, Rabu (31/1/2018).
Tim berjuluk "Green Force" tersebut wajib membayar denda uang sebesar Rp10 juta ke pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator turnamen pramusim itu.
Hukuman yang diterima oleh Persebaya saat menyalanya flare di laga Persebaya melawan Perseru Serui dalam laga lanjutan grup C Piala Presiden pada Selasa (23/1).
Dari salinan surat keputusan Panitia Disiplin Piala Presiden yang diberikan ke manajemen pada 29 Januari 2018, Persebaya dihukum melanggar Pasal 63 ayat 1 kode disiplin Piala Presiden terkait tingkah laku buruk penonton di atas tribun.
Pihak panitia disiplin memberikan kesempatan kepada Persebaya untuk membayar denda paling lambat tujuh hari setelah sanksi diterbitkan atau 5 Februari 2018.
Tak itu saja, dalam salinan surat juga dituliskan bahwa jika terjadi lagi pelanggaran serupa maka akan diberikan hukuman yang lebih berat.
Sanksi tersebut, kata dia, diberikan akibat perilaku yang dilakukan oleh oknum Bonek yang selama ini mencitrakan loyal terhadap timnya, tapi justru membuat Persebaya menerima hukuman.
Baca Juga: Hendra / Ahsan Lewati Tantangan Pertama Setelah Resmi Rujuk
"Seharusnya mereka melakukan hal-hal yang positif dalam mendukung tim, bukan malah sebaliknya dengan menyalakan flare karena berbahaya juga untuk penonton lain," ucap Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.
Ia berharap para pendukung Persebaya ke depan bisa semakin dewasa dan menjadi contoh bagi suporter di Indonesia dengan kreativitas serta suntikan semangat yang membuat tim semakin hebat di lapangan. (Antara)
Berita Terkait
-
Debut Manis! Bernardo Tavares Bongkar Strategi Kemenangan Persebaya atas Malut United
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Persebaya Dijuluki Kuburan Pelatih, Bernardo Tavares Justru Merasa Tertantang
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Siapa Bobby Robson? Sosok Terpenting di Karier Sepak Bola John Herdman
-
3 Keuntungan Besar Menanti Persib Jika Sukses Daratkan Eks Bintang PSG Layvin Kurzawa
-
Rekam Jejak Karier Samu Castillejo yang Dirumorkan ke Persib: Pernah Raih Scudetto Serie A Italia
-
Kata-kata Pep Guardiola Usai Manchester City Rekrut Marc Guehi
-
11 Tembakan Verona ke Emil Audero, Empat Digagalkan
-
Ulang Tahun ke-20, Viking Karawang Berharap Persib Juara Lagi dan Tembus Final ACL 2
-
Napoli Dihantam Badai Cedera Jelang Duel Liga Champions, Conte Tak Mau Ngeluh
-
Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta Ambisi Amankan Slot Skuad Garuda Asuhan John Herdman
-
Update Ranking FIFA Januari 2026, Posisi Timnas Indonesia Stagnan
-
Mengenal Samu Castillejo, Juara Liga Italia yang Dikabarkan Jadi Incaran Persib Bandung