Suara.com - Anthony Borges, pemuda 15 tahun yang beberapa waktu lalu diberitakan sebagai pahlawan di hari valentine, akan ditemui mega bintang Barcelona, Lionel Messi. Messi dikabarkan akan menemui pemuda pemberani yang rela diterjang timah panas demi melindungi teman-temannya tersebut.
Anthony saat ini harus menjalani perawatan intensif setelah tubuhnya diterjang lima peluru yang ditembakkan Nicholas Cruz, mantan siswa yang melakukan penembakan membabi buta di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, Amerika Serikat.
Dalam serangan yang berlangsung pada 14 Februari tersebut, Cruz menembak mati 14 siswa dan tiga orang guru. Anthony ditembak Cruz sebanyak lima kali saat mencoba melindungi teman-teman sekelasnya.
Kondisi Anthony sendiri mulai membaik setelah mendapatkan perawatan lebih dari dua pekan. Mengingat biaya besar yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi anaknya, ayah Anthony, Royer Borges, mencoba mengumpulkan dana dari berbagai pihak.
Hal tersebut sampai ke telinga para petinggi klub Barcelona di Spanyol. Klub papan atas La Liga itu pun memutuskan untuk membiayai pengobatan pemuda yang ternyata pernah mengikuti latihan selama dua bulan di Akademi Sepak Bola Barca di Lauderhill pada tahun 2016 lalu.
Klub juga mengirimkan jersey yang ditandatangani sejumlah pemain Barcelona kepada Anthony, dan menunggunya di Camp Nou jika pemuda 15 tahun itu sudah kuat untuk kembali berjalan. Kabarnya, pemain yang antusias untuk menemui Anthony adalah Lionel Messi.
"Adalah Santiago Segurola (jurnalis) yang mengatur semuanya. Dia mengabarkan klub (Barcelona) soal situasi (Anthony) dan Barcelona bersedia membantu biaya operasi dan pengobatan yang dibutuhkan Anthony untuk pulih. Untuk bisa kembali bermain sepak bola, olahraga yang menjadi gairahnya selama ini," bunyi pengumuman yang dikeluarkan Barcelona FC.
"Anthony saat ini sedang menjalani masa pemulihan, dan impian pemuda itu adalah ingin datang ke Barcelona dan bertemu para pemain."
Atas bantuan yang diulurkan klub raksasa Catalonia itu, ayah Anthony mengaku sangat senang dan bersyukur.
"Saya sangat berterima kasih pada Barca atas dukungan dan bantuannya untuk kembali membuat putra saya tersenyum," ujar Borges.
Berita Terkait
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
Ditepikan Barcelona, Legenda Arsenal Intip Peluang Boyong Marcus Rashford?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!
-
106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas