Suara.com - Mantan juara Eropa, Hamburg SV, dipastikan terdegradasi untuk pertama kalinya dari Bundesliga. Selalu berkompetisi di top flight, sejak Bundesliga pertama kali digelar pada 1963, Hamburg akhirnya dipastikan turun kasta ke Bundesliga II musim depan. Fans Der Dino -julukan Hamburg- pun bertindak anarkis.
Kemenangan VfL Wolfsburg 4-1 atas klub juru kunci FC Cologne di pekan pamungkas Bundesliga 2017/2018 tadi malam WIB, membuat kemenangan kandang 2-1 Hamburg atas Borussia Moenchengladbach, yang sempat terhenti selama 15 menit karena masalah penonton pada menit-menit akhir, menjadi tak ada artinya.
Ya, Hamburg dipastikan bergabung dengan Cologne di divisi kedua musim depan, sementara Wolfsburg masuk ke babak play-off degradasi.
Puluhan polisi anti huru-hara, beberapa menunggang kuda, pun masuk ke lapangan dan berbaris di depan para fans Hamburg. Fans Hamburg memang menyalakan flare (suar) dan melemparkannya ke belakang gawang Gladbach, usai tim kesayangan mereka dipastikan terdegradasi.
Beruntung, kebakaran yang terjadi di beberapa spot di Volksparkstadion berjasil dipadamkan dan polisi secara bertahap meninggalkan lapangan sehingga detik-detik akhir laga bisa dilanjutkan.
Di Volksparkstadion, Hamburg unggul di menit 11 via penalti Aaron Hunt. Namun, Josip Drmic sukses menyamakan skor di menit 28. Hamburg kembali unggul di menit 63 lewat gol Lewis Holtby.
Bahkan ketika Hamburg bermain dengan 10 pemain setelah Bobby Wood diusir keluar lapangan pada menit 71, mereka terus berjuang, berharap adanya keajaiban. Namun, mukjizat urung tercipta, kemenangan Wolfsburg memupuskan asa Hamburg untuk tetap bertahan di top flight.
Hamburg finis di peringkat 17 papan klasemen Bundesliga 2017/2018, dengan 18 tim partisipan. Hamburg hanya mengumpulkan 31 poin dari 34 laga.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Tak Terbuai Rekor Manis, Misi Selamatkan Gladbach Jadi Prioritas
-
3 Sejarah Gila yang Dicapai Kevin Diks di Liga Jerman
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
Skandal VAR di Bundesliga! Ultras Cabut Kabel Monitor, Wasit Kebingungan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026