Suara.com - Manajer Newcastle United Rafael Benitez menyebut jika winger Liverpool, Mohammad Salah, lebih hebat ketimbang mega bintang Barcelona, Lionel Messi. Menurut pelatih yang akrab disapa Rafa, mobilitas permainan yang ditunjukan pesepak bola asal Mesir lebih menyulitkan pemain bertahan lawan.
"Perbedaan antara Mohammad Salah dan Lionel Messi adalah, Barcelona bermain dengan posisi penyerang yang jelas, sementara Salah lebih banyak bergerak. Hal itu membuat dirinya sulit untuk dihentikan," ujar Benitez seperti dilansir Marca, Minggu (13/5/2018).
Lebih lanjut, Benitez yang pernah menangani Real Madrid maupun Liverpool, mengaku sulit menentukan pemenang Liga Champions musim ini. Seperti diketahui, final kompetisi kasta tertinggi benua biru musim ini mempertemukan sang juara bertahan Real Madrid dengan Liverpool. Final itu sendiri bakal digelar di Kiev, Ukraina, 27 Mei mendatang.
"Saya respect untuk Liverpool dan Real Madrid. Yang bisa saya lakukan adalah menunggu, dan melihat tim terbaik yang menang," kata Benitez yang tahun ini masuk nominasi pelatih terbaik Liga Premier Inggris.
Menurutnya, baik The Reds maupun El Real, masing-masing memiliki keunggulan. Dengan demikian, final yang akan berlangsung di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina itu dipastikan bakal berlangsung ketat dan menarik.
"Melihat Real Madrid melawan Juventus dan Bayern Munich, saya menyadari mereka punya banyak pengalaman dan kualitas, dan mereka tahu persis bagaimana menghadapi situasi sulit," nilai Benitez.
"Sementara, Liverpool bermain dengan intensitas, kualitas dan kecepatan yang amat tinggi. Kecepatan permainan di Premier League jauh berada di atas liga-liga lain. Sebagai contoh, lihat saja saat mereka melawan AS Roma (di Semifinal)," sambung pelatih yang juga pernah menukangi Valencia FC di La Liga.
Baca Juga: Sembilan Pernyataan Jokowi soal Ledakan Bom di 3 Gereja Surabaya
Benitez yang pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Eropa pada 2013 silam menilai, Madrid dan Liverpool sama-sama memiliki peluang untuk menggondol trofi Si Kuping Besar. Tim yang bisa mencetak gol lebih dulu dinilainya akan membuat perbedaan di final nanti.
"Peluang bagi keduanya masih terbuka. Satu gol bisa mengubah segalanya, karena, keduanya punya kapasitas yang sama. Semuanya masih bisa terjadi," tandasnya.
Benitez pernah menukangi Real Madrid selama setengah musim (2015/2016) sebelum digantikan Zidane pada Januari 2016. Sedangkan bersama Liverpool, pelatih asal Spanyol yang bermarkas di Anfield sejak tahun 2004 hingga 2010, pernah mengantar The Reds menjuarai Liga Champions di tahun 2005.
Berita Terkait
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Naik Turun Lille dan Calvin Verdonk Menjaga Asa ke Liga Champions Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris