Suara.com - Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menilai timnya kurang keberuntungan sehingga harus menelan kekalahan saat menghadapi tuan rumah Borneo FC. Pada laga tersebut tim berjuluk "Serdadu Tridatu" dipaksa menyerah dengan skor 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (23/5/2018) malam.
Widodo menilai timnya lebih unggul dalam penguasaan bola, dan berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Hanya saja tak satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
"Sayangnya tak ada satupun peluang yang bisa menghasilkan gol. Secara permainan kita juga baik, bisa menguasai lapangan tapi Borneo lebih bisa memanfaatkan kelengahan," ucap Widodo.
Menurut mantan pemain nasional di era 90-an ini tercatat ada sepuluh peluang yang bisa diciptakan oleh pemainnya. Namun hanya tiga sepakan yang tepat sasaran.
Ia menilai selain faktor kurang beruntung kekalahan timnya juga disebabkan oleh kelengahan para pemain sendiri.
"Borneo bisa memanfaatkan kelengahan kami. Saya apresiasi pemain dan harus diperbaiki. Ada banyak pertandingan lain, harus semangat dan kedepannya semoga memenangkan pertandingan," ujar Widodo.
Sementara itu pemain Bali United, Fadil Sausu berharap timnya belajar dari kekalahan ini agar bisa meraih hasil maksimal di laga selanjutnya.
"Selamat buat Borneo FC. Bali United harus melakukan evaluasi, semoga laga berikutnya bisa meraih 3 poin," kata Fadil.
Dengan kekalahan tersebut, Bali United masih tercecer di posisi 11 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 12 poin. (Antara)
Baca Juga: Disebut Dukung Sistem Khilafah HTI, Suteki: Pembunuhan Karakter
Berita Terkait
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
Bangkit dari Tiga Kekalahan, Bali United Bidik Tiga Poin Kontra PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia