Suara.com - Laga puncak Liga Champions 2017/2018 yang mempertemukan Real Madrid vs Liverpool siap digelar Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Jelang laga di NSC Olimpiyskiy Stadium, manajer Liverpool pun melontarkan semacam mind games kepada megabintang Real Madrid Cristiano Ronaldo. Apa ini efektif untuk bisa menjatuhkan mental sang penyerang?
Klopp sendiri mengakui jika Ronaldo memang merupakan ancaman terbesar buat timnya di laga final nanti. Karena itu, manajer berusia 50 tahun itu berharap pasukannya bisa menghentikan aliran bola ke sang megabintang.
Ronaldo memang menjadi aktor utama Real Madrid bisa kembali lolos ke final musim ini. Los Blancos sendiri telah lolos ke final secara beruntun dalam tiga musim terakhir di Liga Champions.
Penyerang berusia 33 tahun itu kembali menjadi penyumbang gol utama Real Madrid di kompetisi paling elite Benua Biru ini. Dari 30 gol yang telah dicetak El Real sejak fase grup Liga Champions 2017/2018, Ronaldo menyumbangkan separuhnya!
Ronaldo sementara berada di puncak daftar top skorer, unggul lima gol dari dua attacker Liverpool, yakni Mohamed Salah dan Roberto Firmino.
Klopp mengakui ada potensi ancaman yang besar dari Ronaldo. Karena itu, ia sudah mempersiapkan timnya untuk memotong aliran umpan Real Madrid, agar bola tak sampai ke kaki eks bintang Manchester United itu.
"Cristiano Ronaldo pemain luar biasa, semua orang tahu itu. Ia fenomenal, namun saya pikir ia hanya bisa mencetak gol kalau ia mendapatkan bola. Jadi mari coba untuk mencegah hal tersebut. Kami sudah mempersiapkan hal tersebut dengan seksama. Kami harus menghentikan aliran bola padanya," ucap Klopp seperti dilansir Marca.
"Banyak yang bilang kalau ia hebat hanya karena mencetak gol. Banyak yang mempertanyakan all round game-nya. Saya tak mau terlalu berkomentar soal itu, mungkin saja begitu. Kita lihat saja apa yang akan ia lakukan di laga nanti," celotehnya.
"Kami menghadapi tim paling berpengalaman di dunia dan di Liga Champions. Tapi ini masih merupakan pertemuan satu laga dan dalam satu laga, semuanya mungkin terjadi," tandas juru taktik berpaspor Jerman itu.
Berita Terkait
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Liverpool Berburu Andoni Iraola Sebagai Suksesor Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
Liverpool Mulai Negosiasi dengan Andoni Iraola
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026