Suara.com - Park Ji-sung dan sejumlah pemain muda potensial tampil gemilang di bawah arahan pelatih Guus Hiddink untuk membawa Timnas Korea Selatan secara luar biasa menembus babak semifinal Piala Dunia 2002 silam. Penggawa sekaligus kapten Timnas Korsel saat ini, Son Heung-min, pun terinspirasi hal tersebut.
Ya, Son yang juga merupakan striker andalan Tottenham Hotspur, memang akan menjadi tumpuan Timnas Korsel pada Piala Dunia 2018. The Taeguk Warriors -julukan Timnas Korsel- bakal segrup dengan juara bertahan Jerman serta Meksiko dan Swedia di babak fase grup mereka.
Bagi Son, Piala Dunia 2002, di mana Korsel dan Jepang menjadi tuan rumah, menghadirkan kenangan tersendiri. Eks penyerang Bayer Leverkusen itu pun menjadikan kesuksesan di zaman Park sebagai motivasi.
"Piala Dunia 2002 di Korea Selatan, di mana kami menggelarnya bersama Jepang, Korea Selatan tampil sangat baik, lolos ke semifinal. Jujur saya sangat terinspirasi pada apa yang saya lihat," kata Son seperti dimuat laman resmi Spurs.
"Menggelar Piala Dunia di negara Anda saja menghadirkan atmosfer luar biasa namun ketika kami tampil sangat baik, lolos ke semifinal, negara kami menjadi gila! Saya sangat bangga pada prestasi Korea Selatan dan saya pikir semuanya juga begitu. Untuk orang-orang Korea Selatan, itu adalah kenangan yang takkan pernah kami lupakan," celotehnya.
"Begitu banyak nama tampil hebat, luar biasa! Saya sendiri hanya menikmati pertandingannya, menyaksikan semua pemain sebagai penonton. Namun, bagi saya bintangnya adalah Park Ji-sung dan juga Lee Young-pyo (eks pemain Tottenham), keduanya waktu itu masih muda. Saya tumbuh besar dengan menyaksikan dua pemain tersebut dan ini selalu menjadi mimpi saya untuk mengikuti jejak mereka dan memiliki kesuksesan di Piala Dunia," tandas Son.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Beban Berat Son Heung-Min hingga Krisis Striker Tajam
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya