Suara.com - Tim favorit Brasil gagal meraih poin penuh di laga pertamanya di Grup E setelah ditahan imbang Swiss 1-1. Pelatih Brasil, Tite pun mengaku tidak senang dengan hasil imbang yang diraih skuatnya.
Pada laga di Rostov Arena, Senin (18/6/2018) dini hari WIB, Brasil memimpin lebih dulu lewat gol indah Philippe Coutinho di menit ke-20. Namun Swiss menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol lewat gol Steven Zuber di menit ke-50.
Brasil sebenarnya memiliki banyak peluang dalam pertandingan tersebut. Situs FIFA mencatat Brasil melakukan 20 usaha tembakan, dimana empat mengarah ke gawang, sembilan melenceng dan tujuh diblok.
Pelatih Brasil, Tite pun tidak puas dengan hasil imbang yang diraih skuatnya. Ia menyesalkan kegagalan skuatnya memanfaatkan banyaknya peluang yang dimiliki menghadapi Swiss.
"Tentu saja saya tidak senang dengan hasil tersebut. Kami menginginkan kemenangan," tegas Tite seperti dilansir situs resmi FIFA.
"Namun kecemasan keras menghantam kami. Tekanannya luar biasa. Kami kurang teliti ketika ada peluang untuk dapat diselesaikan. Beberapa peluang cukup jelas - dipotong dan kami seharusnya bisa lebih tepat," ujarnya.
Dengan hasil imbang tersebut, Brasil harus berbagi poin dengan Swiss di laga pertama Grup E. Pertandingan Brasil selanjutnya adalah menghadapi Kosta Rika pada Jumat (22/6/2018).
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Bakal Setim dengan Putra Legenda Brasil Rivaldo
-
Nyaris Gantung Sepatu Usai Cedera, Neymar Bangkit dan Bidik Piala Dunia 2026
-
Neymar Resmi Perpanjang Kontrak, Santos Jadi Klub Terakhir Sebelum Pensiun
-
Jalani Operasi Jantung Berisiko, Roberto Carlos Keluar dari Masa Kritis
-
Vinicius Junior Bikin Real Madrid Serba Dilema: Performa Menurun, Gaji Fantastis Diminta
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
-
John Herdman Percaya Diri Tatap Piala Asia 2027, Optimis Berbicara Banyak
-
Bursa Transfer Pelatih Real Madrid: Enzo Maresca atau Jurgen Klopp?
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
Lucas Paqueta Ingin Pulang ke Liga Brasil, Rela Gajinya Dipotong
-
Bertahan Dulu di Crystal Palace, Marc Guehi Bimbang Pilih Arsenal atau Liverpool
-
Duit Miliaran Rupiah Raib, Federasi Sepak Bola Tunisia Batal Tunjuk Patrick Kluivert
-
Blunder Fatal Dominik Szoboszlai Bikin Pelatih Barnsley Murka, Arne Slot Juga Kecewa Berat
-
Kylian Mbappe Jadi Sosok Antagonis, Terang-terangan Berani Lawan Perintah Xabi Alonso
-
Xabi Alonso Dipecat, Real Madrid Panggil Pulang Sosok Penting Era Zidane dan Ancelotti