Suara.com - Jerman harus susah payah menundukan Swedia di Matchday 2 Grup F Piala Dunia 2018. Bermain di Stadion Fisht, Der Panser baru bisa memastikan kemenangan berkat gol telat Toni Kroos di menit-menit akhir pertandingan.
Joachim Low selaku pelatih, mengaku sangat bangga dengan apa yang ditunjukan para pemainnya. Kemenangan 2-1 atas Swedia, sekali lagi membuktikan mental Der Panzer tak luntur meski kesulitan mengawali kiprah di Piala Dunia.
Seperti diketahui, pada Matchday 1 Grup F kontra Meksiko, sang juara bertahan menuai hasil minor. Pasukan Joachim Low secara mengejutkan kalah 0-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Luzhniki.
Tak pelak, kemenangan atas Swedia menjadi titik kebangkitan Jerman di Rusia 2018. Itu juga sekaligus membuka asa bagi Die Mannschaft --julukan Timnas Jerman-- untuk lolos ke babak 16 besar. Low menilai, kemenangan itu telah menunjukan mentalitas anak asuhnya meski tertinggal lebih dulu di awal laga.
"Sesuatu yang saya apresiasi dari pemain adalah kami tidak kehilangan sentuhan, kami tidak panik setelah tertinggal. Kami terus menjaga level permainan, saya berkata kami harus terus melakukan operan dan membuat para pemain Swedia lelah dan membuka celah dipertahanan. Dan di babak kedua, kami semakin gencar menyerang," kata Low, seperti dilansir Reuters, Minggu (24/6/2018).
"Beberapa kali kami gagal memanfaatkan peluang bagus, tapi saya mengapresiasi semangat juang mereka, kami tak pernah kehilangan harapan untuk bisa menang dipertandingan ini. Gol yang tercipta di menit-menit akhir pertandingan memang sedikit melibatkan keberuntungan, tapi jelas itu juga menunjukan besarnya kepercayaan diri kami untuk meraih krmenangan," sambungnya.
Kemenangan itu menempatkan Jerman di posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan raihan 4 poin. Sementara Meksiko memimpin dengan perolehan enam poin dan memastkan lolos ke babak 16 besar.
Pada laga terakhir atau laga penentuan di Grup F, Jerman akan menghadapi Korea Selatan di Kazan Arena, Kazan, Rabu (27/6/2018). Sementara Swedia akan menghadapi Meksiko di Ekaterinburg Arena, Ekaterinburg.
Berita Terkait
-
Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Timnas Prancis Umumkan Skuad Piala Dunia 2026: Bawa Trio Maut Mbappe, Olise, Dembele!
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek