Suara.com - Eden Hazard terpilih sebagai Man of the Match pada laga Belgia melawan Jepang dalam 16 Besar Piala Dunia 2018 di Rostov Arena, Rusia, Selasa (3/7/2018).
Meski gagal mencetak gol, namun kontribusi Hazard, pada pertandingan yang dimenangkan Belgia dengan skor 3-2 tersebut, tidak bisa dikesampingkan.
Kepemimpinannya sebagai kapten Belgia di lapangan membuat pasukan De Rode Duivels—julukan Belgia—berhasil membalikkan ketertinggalan dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2018.
Baca Juga: Meski Diunggulkan, Anthony Ginting Tak Mau Remehkan Lawan
Hazard pulalah yang menjadi motor serangan Belgia yang mendominasi jalannya pertandingan dengan perbandingan 57 persen berbanding 43 persen.
Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, Jepang unggul dua gol lebih dulu lewat gol Genki Haraguchi dan Takashi Inui. Tertinggal, Hazard pun memompa semangat rekan-rekannya.
Hasilnya, mereka berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan berkat gol yang disarangkan Jan Vertonghen, Marouane Fellaini, dan Nacer Chadli.
Hazard sejatinya punya peluang menjebol gawang Jepang. Namun, sepakan kaki kanannya dua menit setelah gol Haraguchi, menit 50, membentur tiang gawang.
Namun, gelandang yang bermain di Chelsea ini menjadi inspirator gol kedua Belgia yang dicetak Fellaini pada menit 74. Berkat assist-nya dari sisi kiri, dia mengirim umpan lambung yang disambut Fellaini dengan sundulan kepalanya.
Baca Juga: Pebulutangkis Indonesia Harus Tiru Kiprah Korsel di Piala Dunia
"Reaksi yang kami pertunjukan pada hari ini luar biasa," ujar Hazard usai pertandingan, dilansir dari laman resmi FIFA.
"Mungkin ini tipe pertandingan yang kami butuhkan di masa depan, di saat kami bisa saja tereleminasi, tapi kami akhirnya melaju ke perempat final," lanjut Hazard.
Penghargaan Man of the Match ini sendiri menjadi yang kedua bagi Hazard di Piala Dunia 2018. Pertama, saat membantu Belgia 'menghancurkan' Tunisia dengan skor 5-2 di penyisihan Grup G, Sabtu (23/6/2018) lalu.
Berita Terkait
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Imbas Konflik China-Jepang, Fans Dilarang Cosplay dan Beli Merch Conan
-
Deru Gunung Karya Yasunari Kawabata: Potret Kehidupan dalam Sastra Jepang
-
Kitchen Karya Banana Yoshimoto: Menemukan Harapan di Tengah Kehampaan
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia