Rusia juga balik menekan namun sundulan Dzyuba menyambut crossing Golovin masih dapat diamankan kiper Danijel Subasic. Sementara sundulan Aleksandr Erokhin masih melambung saat menyambut crossing Mario Fernandes.
Setelah itu, Kroasia kembali mengancam lewat sepakan Luka Modric yang masih dapat diblok di menit ke-76. Sementara sundulan Mandzukic juga belum mengubah hasil setelah bola masih melambung di atas gawang Rusia.
Kedua tim masih sama - sama mencoba saling membuka peluang. Rusia sempat mengancam saat laga memasuki injury time lewat Fedor Smolov namun tendangannya dari sudut sempit masih melenceng.
Hingga akhir babak kedua skor kedua tim masih tetap imbang 1-1. Pertandingan harus dilanjutkan ke masa perpanjangan waktu 2x 15 menit setelah 90+5 menit tidak ada tambahan gol.
Di 15 menit pertama, Rusia mencoba menekan di awal namun para pemain Kroasia masih mampu meredamnya. Usaha Aleksandr Golovin menusuh ke pertahanan lawan masih dapat diredam para pemain Kroasia.
Pada menit ke-100, Kroasia akhirnya memimpin 2-1 lewat gol Domagoj Vida hasil sundulannya ke pojok gawang Akinfeev setelah melompat menyambut sepak pojok Modric.
Namun Vida mendapatkan kartu kuning karena melakukan selebrasi dengan melepaskan jerseynya. Sementara gol tersebut membuat para pendukung Rusia di Fisht Stadium.
Skor 2-1 bagi keunggulan Kroasia masih bertahan hingga akhir 15 menit pertama. Di 15 menit kedua, Kroasia dan Rusia masih mencoba melanjutkan tekanannya.
Mario Mandzukic mencoba mengancam namun masih dapat diamankan kiper Akinfeev. Sementara kiper Danijel Subasic juga harus bekerja keras untuk mengamankan ancaman Daler Kuzyaev.
Tuan rumah belum menyerah dan mereka masih dapat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-115. Gol penyama tersebut dicetak oleh Mario Fernandes lewat sundulannya setelah menyambut tendangan bebas Alan Dzagoev.
Rusia masih memiliki peluang lewat Roman Zobnin namun masih dapat diamankan Subasic. Skor 2-2 hingga akhir laga membuat pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Susunan pemain Rusia vs Kroasia :
Rusia: Igor Akinfeev, Sergey Ignashevich, Ilya Kutepov, Fedor Kudryashov, Mario Fernandes, Aleksandr Golovin Golovin (Dzagoev 102'), Roman Zobnin, Daler Kuziaev, Artem Dzyuba (Gazinskiy 79'), Denis Cheryshev (Smolov 67'), Aleksandr Samedov (Yerokhin 54'),
Kroasia : Danijel Subasic, Domagoj Vida, Dejan Lovren, Ivan Strinic (Pivaric 74'), Sime Vrsaljko (Corluka 97'), Andrej Kramaric (Kovacic 88'), Ivan Rakitic, Luka Modric, Mario Mandzukic, Ante Rebic, Ivan Perisic (Brozovic 63')
Berita Terkait
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan