Suara.com - Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona, resmi mulai bekerja sebagai bos baru klub Belarusia, Dynamo Brest, pada, Senin (16/7/2018). Dia menandatangani kontrak selama tiga tahun.
Maradona memenuhi janjinya datang ke Belarusia setelah menyelesaikan tugas sebagai duta besar FIFA pada Piala Dunia 2018 Rusia.
Dia tiba dengan menggunakan jet pribadi dan kemudian diarak di jalanan dengan sebuah mobil jip besar.
Baca Juga: Ganda Campuran Muda Diminta Unjuk Gigi di Singapore Open 2018
Dynamo Brest nyaris saja bangkrut dua tahun lalu. Dari laporan sampai beberapa tahun lalu, Brest memiliki keuangan yang minim.
Bahkan, terkadang para suporternya diminta mengumpulkan dana untuk jersey tim.
Kedatangan investor baru dari Uni Emirat Arab (UEA) telah mengubah wajah Dynamo Brest. Mereka berhasil memenangkan dua piala domestik dan berencana membangun stadion baru dengan kapasitas 30 ribu tempat duduk.
Maradona yang berencana pindah ke Brest setelah berpisah dengan Al-Fujairah FC, dimana dia menjadi pelatih klub UEA tersebut, mengatakan sangat menikmati tantangan menjadi presiden baru Dynamo Brest.
"Saya tidak takut dengan tantangan, dengan proyek-proyek yang serius. Saya butuh tantangan, proyek penting untuk menunjukkan bahwa saya tak pernah berhenti bekerja," ujarnya dikutip dari Sky Sports, Selasa (17/7/2018).
"Kami memiliki keyakinan untuk tumbuh bersama selaras dengan tim-tim yang hebat, mengangkat para anak-anak dari akademi untuk memperlihatkan kualitas mereka dan membuat mereka hebat," Maradona menambahkan.
Baca Juga: Della / Rizki Diharapkan Buat Kejutan di Singapore Open 2018
Pada event Piala Dunia 2018 lalu, Diego Maradona sempat membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan, Kolombia menjadi korban "perampokan besar" saat kalah dari Inggris di babak 16 Besar.
Tak hanya itu, dia juga menuduh wasit Mark Geiger telah mendukung Inggris, sebelum akhirnya Maradona meminta maaf atas ucapan kontroversialnya ini.
Berita Terkait
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Lionel Messi Dihujat Usai Bertemu Trump, Istri Maradona: Dia Tak Peduli Omongan Orang
-
2016 Ngaku Anak Diego Maradona, Pria Ini Ditangkap Kasus Narkoba, Ayahnya Ternyata Pemimpin Kartel
-
Messi Sukarela Bertemu Trump, Cerita Maradona Dipaksa Bertemu Diktator Penculik 400 Bayi
-
Pakar Tuding Ada Kepentingan Terselubung dari Lionel Messi Usai Bertemu Trump, Apa Itu?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Piala Dunia 2026 Dijaga Super Ketat, Polisi New Jersey Larang Suporter Jalan Kaki
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026