Suara.com - Pemain bintang Timnas Brasil, Neymar baru-baru ini mengakui aktingnya yang dianggap berlebihan di Piala Dunia 2018. Namun bersamaan dengan pernyataan pengakuan itu, Neymar juga menjawab kritikan yang dilayangkan kepadanya.
Pada Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia, Neymar menjadi sorotan lantaran memberikan reaksi yang berlebihan ketika dijatuhkan oleh pemain lawan. Akibat sikapnya, pemain berusia 26 tahun tersebut dianggap kebanyakan berakting ketimbang menunjukkan permainan apik di Piala Dunia 2018.
Setelah menerima banyak kritikan dan menjadi bahan olok-olokan, kini Neymar menjawab semua itu lewat video iklan sebuah produk. Video iklan tersebut sejatinya adalah iklan dari produk Gillette, yang diketahui adalah salah satu sponsor Neymar.
Dalam video iklan itu, Neymar memang mengaku bahwa aktingnya di Piala Dunia 2018 berlebihan. Tetapi di balik itu semua, Neymar mengungkapkan penderitaannya selama ini sehingga ia bisa membalas kritik tersebut.
"Anda boleh berpikir saya berlebihan dan kadang saya memang begitu, tetapi nyatanya? saya menderita di lapangan," terang Neymar dalam video iklan tersebut.
"Saat saya terjatuh, saya seperti merasa dihancurkan dan itu lebih sakit daripada diinjak di bagian kaki," kata Neymar.
Selain itu, Penyerang Paris Saint-Germain tersebut juga menjawab terkait sikapnya ketika mengahadapi media usai Piala Dunia 2018. Neymar mengaku tidak tahu harus berbicara apa kepada media.
"Ketika aku pergi tanpa berbicara kepada media, itu bukan karena aku hanya ingin menang. Itu dikarenakan aku belum tahu harus bersikap bagaimana agar tidak mengecewakan kalian," ujar Neymar.
Neymar juga menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk menerima semua kritik yang datang padanya. Hal itu ia lakukan agar menjadi pria yang lebih baik lagi.
Iklan itu pun diakhiri dengan kata-kata yang ditujukan kepada semua orang yang telah mengkiritknya.
Berita Terkait
-
Anak-anak Dibombardir Iklan Pangan Cepat Saji, Pemerintah Harus Perketat Aturan!
-
Sebelum Membaca Supernova, Kenali Dulu Kisah Cinta yang Rumit Ini
-
Bukan Sekadar Iklan Bold, TVC Mobil Biru XL Jadi Alasan Kenapa Saatnya Ganti Provider
-
Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan
-
Helikopter Jatuh, Kepala Badan Intelijen Tewas dengan 5 Warga Amerika Serikat
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21