Suara.com - Timnas Indonesia U-23 harus menerima kekalahan 1-2 dari Timnas Palestina U-23 pada babak penyisihan Grup A cabor sepakbola Asian Games 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (15/8/2018) malam. Pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla, pun mengakui jika Palestina memang bermain lebih baik ketimbang timnya.
Milla pribadi mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah hadir langsung ke stadion. Meski kalah, pelatih berpaspor Spanyol bangga dengan dukungan tiada henti suporter untuk Timnas Indonesia U-23 hingga pertandingan berakhir.
"Selamat kepada penonton, saya tekankan kepada penonton mereka dukung sampai akhir, saya senang. Sayang memang, kami tidak bisa samakan kedudukan sampai akhir pertandingan," ucap Milla dalam jumpa pers usai pertandingan.
Milla pun membeberkan penyebab kekalahan timnya. Ada beberapa hal yang ditangkap oleh eks pelatih Timnas Spanyol U-21 itu sebagai faktor kekalahan.
"Ada beberapa hal, seperti saat penalti lawan terjadi kami lengah. Palestina memang bermain lebih baik dari kita. Usai gol penalti terjadi, kami bermain baik. Tapi, kami tetap kesulitan," ungkapnya.
"Berikutnya saat kami bermain dengan 10 orang saat ada yang dapat perawatan, mereka (Palestina) bisa memanfaatkannya menjadi gol. Kita harus profesional terima kekalahan," jelasnya.
Milla pun enggan larut dalam kekalahan. Pasalnya, Hansamu Yama dan kawan-kawan harus fokus menatap laga berikutnya, yakni lawan Laos pada Jumat (20/8/2018).
"Dua hari lagi kita akan melakoni pertandingan melawan Laos. Oleh karena itu kita tidak bisa memakai pemain itu-itu saja, harus ada rotasi," pungkasnya sembari memberi penjelasan soal kebijakan rotasi yang ia pakai.
Palestina unggul lebih dulu lewat Oday Dabbagh di menit 16 memanfaatkan penalti yang gagal, namun Irfan Jaya berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit 23. Setelah babak pertama berakhir 1-1, Palestina mencetak gol kemenangan mereka lewat Mohamad Darwish di menit 51.
Baca Juga: Hasil Cabor Sepakbola Asian Games 2018 Rabu 15 Agustus
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Apa Itu Silent Burnout? Kenali Tanda-tandanya agar Tidak Terlambat Ditangani
-
BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi dan Pentas Seni untuk Peringati Hari Anak Nasional
-
Bos Agrinas Menghindar saat Ditanya soal Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
-
Tantangan Geely Coolray Duplikasi Kejayaan Proton X50 di Tengah Ketatnya Pasar SUV Indonesia
-
Milos Joksic Usung Filosofi Disiplin dan Penguasaan Bola Bersama Garudayaksa FC
-
Di Mana Bisa Beli Tablet Murah dengan Garansi Resmi? Ini 5 Rekomendasinya Harga Rp1-2 Jutaan
-
Ulasan Reborn Rich: Fantasi Kesempatan Kedua dan Harga Sebuah Balas Dendam
-
Tantang Pemain Lokal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman: Buktikan Kalian Layak!
-
Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar