Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino tidak ingin menghalangi pemainnya yang ingin pergi sebelum bursa transfer Eropa ditutup. Pochettino mempersilahkan pergi pemainnya yang tak ingin berkomitmen dengan rencananya.
Tottenham belum memboyong satu pemain pun sebelum bursa transfer domestik ditutup. Sementara berapa pemainnnya seperti Toby Alderweireld, Danny Rose, Georges-Kevin N'Koudou dan Vincent Janssen kabarnya diminati klub lain.
N'Koudou dikabarkan ingin dipinjam oleh klub Jerman, Mainz. Sementara Paris St Germain disebut-sebut menginginkan Rose dan Bayern Munich mengincar Alderweireld.
Dan Pochettino pun mencoba mengantisipasi situasi ini dan akan membantu pemain yang tidak senang dalam skuatnya untuk mencari klub baru. Pasalnya dia ingin setiap pemainnya fokus menghadapi musim baru ini.
"Jika beberapa pemain tidak senang karena dia perlu bermain atau percaya dia bisa bermain lebih banyak di tim lain, atau perlu mengubah lingkungan, atau membutuhkan tantangan atau motivasi baru, saya memberi tahu mereka bahwa saya terbuka untuk mencari solusinya," kata Pochettino.
"Saya ingin orang-orang yang merasa senang terlibat di sini setiap hari, senang berada di tempat di mana manajer, siapa bosnya, menempatkan Anda, dan saya pikir itulah satu-satunya jalan menuju kesuksesan," lanjut manajer Spurs ini asal Argentina ini.
"Kami semua bekerja untuk tujuan yang sama, yaitu untuk memenangkan pertandingan. Itulah mengapa saya sangat terbuka untuk memperbaiki masalah ini. Saya tidak ingin ada yang kesal atau tidak bahagia, atau dengan perasaan negatif di sini."
"Ini sangat jelas aturannya. Ini sangat jelas pesan saya. Saya berjanji saya akan memperbaikinya jika seseorang tidak senang berada di sini selama lima bulan ke depan sampai jendela transfer terbuka lagi. Semua orang di sini perlu merasakan mereka dapat menjadi bagian dari tim, dan membantu tim kapan saja perintah manajer," tukas Pochettino. (Skysport)
Berita Terkait
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi