Suara.com - Timnas Indonesia U-19 telah memulai pemusatan latihan (TC) di Jakarta jelang bergulirnya turnamen segitiga yang akan digelar pada 21, 23, dan 25 September 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Di turnamen uji coba itu, Garuda Nusantara akan menghadapi Cina dan Thailand.
Sebanyak 28 pemain ikut serta dalam pemusatan latihan di Jakarta. Namun, baru 26 pemain yang bergabung. Dua pemain yang belum bergabung adalah Todd Rivaldo Ferre dan David Rumakiek, dua penggawa muda Persipura Jayapura.
"Ya terakhir dia (Todd dan David) main kemarin. Kan proses perjalanan mungkin, hari ini dia kembali," kata Pelatih Indra Sjafri usai pimpin latihan di lapangan PTIK, Jakarta, Senin (17/9/2018).
"Kalau pemain Liga 1 sudah tak bisa lagi, jadi semua sama, kita sepakat, satu bulan terakhir ini kita fokus, klub-klub juga suport kita," tambahnya.
Di latihan perdananya di Jakarta, Indra Sjafri fokus pada materi penguasaan bola.
"Ini materi latihan banyak ke penguasaan bola, bagaimana dia (pemain) keluar dengan passing, bermain dengan passing, tapi kalau dia gak bisa keluar dengan passing dia harus keluar dengan individual."
"Kita sudah membiasakan dengan kondisi, kalau kita lihat mereka bermain kebanyakan kita lihat di Asian Games, ini kita tidak tahu apakah karena Piala Dunia semua bermain menunggu dan bermain dengan counter attack. Oleh sebab itu, kita akan antisipasi bagaimana kecepatan counterattack mereka," tambahnya.
Turnamen segitiga yang dibuat oleh PSSI ini merupakan bagian dari persiapan timnas U-19 berlaga di Piala Asia U-19 2018. Turnamen tersebut akan digelar pada 18 Oktober - 4 November mendatang di Indonesia. Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan.
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat