Suara.com - Lima klub raksasa Inggris disebut termasuk dalam pendiri Liga Super Eropa, sebuah kompetisi sepak bola pengganti Liga Champions yang rencananya mulai bergulir pada 2021 mendatang.
Seperti dilansir The Guardian dari dokumen yang diungkap surat kabar Jerman, Der Spiegel, Jumat (2/11/2018), disebutkan bahwa Chelsea, Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Manchester City termasuk dalam klub-klub yang terlibat dalam negosiasi untuk menciptakan Liga Super Eropa.
Dokumen itu sendiri dikirim pada 22 Oktober lalu oleh perusahaan bernama Key Capital Partners kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Selain lima klub Inggris itu, beberapa raksasa Eropa juga disebut sebagai pendiri kompetisi tersebut. Klub-klub itu adalah Real Madrid, Barcelona, Bayern Munich, Juventus, Paris Saint-Germain, dan AC Milan.
Sementara Atletico Madrid, Borrusia Dortmund, Marseille, Internazionale Millan, dan Roma disebut sebagai klub undangan.
Menurut Der Spiegel, 11 tim pendiri tak akan bisa didegradasi dan akan menjadi anggota tetap Liga Super Eropa selama 20 tahun pertama kompetisi.
Real Madrid dan Key Capital Partners belum memberikan komentar terkait bocoran dokumen tersebut. Sementa Bayern Munich mengatakan tak mengetahui soal dokumen-dokumen tersebut dan tak akan mengomentari negosiasi rahasia yang dilakukan klub.
Kelompok 11 klub pendiri itu, menurut dokumen tersebut, akan mendirikan sebuah perusahaan di Spanyol, menggelar Liga Super Eropa di bawah kendali mereka sendiri. Liga itu akan memiliki babak kualifikasi grup dan fase gugur.
Dalam dokumen itu juga dibeberkan soal kepemilikan saham. Madrid disebut akan menguasai 18,77 persen saham, Barcelona 17,61 persen, dan Manchester United sebesar 12,58 persen.
Tahun lalu Presiden Serikat Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, menuding klub-klub besar Eropa mencoba memeras lembaga itu dan menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengizinkan pembentukan Liga Super Eropa.
"Kepada beberapa klub saya menegaskan tak akan ada liga tertutup. Alasannya sederhana, bahwa hal itu tak sesuai dengan nilai-nilai yang kami anut," kata Ceferin pada 2017 lalu.
"Kami tak akan menyerah pada pemerasan oleh mereka yang mengira bisa memanipulasi liga-liga kecil atau memaksakan kehendak pada asosiasi-asosiasi sepak bola karena merasa memiliki kekuatan berkat pendapatan yang mereka hasilkan," tegas dia.
Berita Terkait
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
AFC Tunda Jadwal Liga Champions Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Demi Lindungi Pemain
-
Gary Neville Prediksi Manchester United Lolos ke Liga Champions, Siapa Tersingkir?
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC