Suara.com - Timnas Indonesia gagal mendulang poin di pertandingan ketiga Grup B Piala AFF 2018. Dijamu Thailand di Stadion Rajamanggala, Indonesia dipaksa menyerah dengan skor telak 4-2.
Jalannya Pertandingan
Menghadapi Thailand di Stadion Rajamanggala, timnas Indonesia nyaris saja kecolongan di awal pertandingan. Enam menit bola bergulir, Thailand nyaris mengubah papan skor.
Berawal dari skema tendangan bebas, Kerdkaew yang lewat dari kawalan melepaskan tandukan ke arah gawang Indonesia yang dikawal Awan Setho. Beruntung bola memantul dan melebar tipis dari tiang gawang.
Dua menit berselang, Indonesia berbalik mengancam. Mendapat sodoran bola dari Putu Gede, Riko Simanjuntak meliuk-liuk membuat pemain belakang Thailand panik sebelum melepaskan tendangan keras. Sayang bola masih membentur kaki salah satu bek Thailand.
Memasuki menit 15, peluang kembali didapat tuan rumah. Lepas dari kawalan, Thitiphan menyodorkan bola kepada Dchmitr yang langsung disambar. Beruntung bola berhasil dimentahkan Awan Setho.
Stefano Lilipaly mendapat peluang emas di menit 26. Menerima sodoran bola dari Andik Vermansyah, Lilipaly melaju dan berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang tuan rumah. Sayang sepakan pemain naturalisasi itu berhasil dihalau oleh Siwarak.
Papan skor akhirnya berubah di menit 29. Melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, Zulfiandi yang menerima sodoran bola dari Evan Dimas membawa skuat Garuda memimpin 0-1.
Akan tetapi keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Lewat tendangan penjuru, Korrakot Wriya mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Baca Juga: Thailand Batalkan Kemenangan Timnas Indonesia di Babak Pertama
Jelang turun minum, Thailand membalikkan keadaan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia, Pansa Hemwiboom menutup babak pertama menjadi 2-1.
Di babak kedua, Indonesia mencoba bangkit. Lewat sisi lapangan, serangan coba di bangun namun tak satupun peluang tercipta.
Memasuki pertengahan babak kedua, papan skor kembali berubah. Thailand kembali menjauh setelah Adisak Kraisorn melewati Fachruddin dan menundukkan Awan Setho di menit 65.
Tertinggal 3-1, skuat Garuda tak mampu berbuat banyak. Serangan coba dibangun, namun tak jua mampu meruntuhkan barisan pertahanan tuan rumah.
Hanya berselang sembilan menit, papan skor lagi-lagi berubah. Melancarkan serangan balik, Poklaw A-Nan yang mendapat sodoran bola dari tengah lapangan dengan cerdik men-chip bola, memanfaatkan posisi Awan Setho yang sudah jauh dari sarangnya. Thailand unggul 4-1.
Tertinggal jauh, skuat Garuda tak patah semangat. Serangan demi serangan untuk memangkas jarak tetap dilakukan. Memasuki menit 88, upaya keras anak-anak asuh Bima Sakti membuahkan hasil. Menyambut sepakan penjuru yang dilepaskan Riko Simanjuntak, Fachrudin memperkecil kedudukan menjadi 4-2 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Susunan Pemain:
Indonesia (4-3-3): 12 Awan Setho (pg), 2-I Putu Gede, 23-Hansamu Yama (k), 16-Fachrudin Aryanto, 3-Alfath Fathier ; 4-Zulfiandi, 10-Stefano Lilipaly, 6-Evan Dimas; 25-Riko Simanjuntak, 9-Alberto Gonsalves, 21-Andik Vermansah.
Pelatih: Bima Sakti.
Thailand (4-2-3-1) 23-Sivarak Tedsungnoen (pg) ; 13-Philip Roller, 6-Pansa Hemviboom, 4-Chalermpong Kerdkaew (k), 24-Korralot Wiriya-Udomsiri; 17-Tanaboon Kesarat, 8-Thitipan lPuangchan; 11-Mongkol Tossakrai, 29-Sanrawat Dechmitr, 14-Nurul Sriyankem; 9-Adisak Kraison.
Pelatih: Milovan Rajevac.
Tag
Berita Terkait
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?
-
Kena OTT KPK, Intip Kekayaan Rp21,3 M Bupati Pemalang: Punya Harley Hingga 18 Properti
-
Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki