Suara.com - PSMS Medan kembali turun ke dasar klasemen Liga 1 2018 di pekan ke-31 dengan 34 poin setelah hanya mampu bermain imbang atas tamunya Madura United di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara, Sabtu (17/11/2018).
Laga antara tuan rumah PSMS melawan Madura United berkesudahan 3-3.
Gol-gol PSMS masing-masing dicetak Frets Butuan pada menit ke-47, Antoni Putro Nugroho di menit 54, dan Felipe Martins di menit ke-59. Sementara gol Madura Uinted dicetak Munhar di menit ke-33, A.Berlian di menit ke-35, dan E. Sani menit ke-40.
Meski sempat tertinggal 0-3 di babak pertama, namun anak asuh James Peter Butler mampu menyamakan skor 3-3 hingga laga usai.
Sejak kick off dimulai, kedua tim bermain dengan tempo sedang dan saling jual beli serangan. Meski berlaga di bawah terik matahari, kedua tim menyuguhkan permainan terbuka. Tidak hadirnya Lobo dan Gusti di babak pertama memang menjadi kelemahan lini belakang bagi tim PSMS. Berkali - kali anak asuh Gomes De Oliviera mengancam gawang PSMS yang dijaga Abdul Rohim.
Hal yang ditakutkan publik tuan rumah pun terjadi. Madura mampu unggul terlebih dulu melalui Munhar di menit ke -30.
Gol Munhar tercipta diawali dari tendangan sudut dari sisi kanan pertahanan PSMS. Umpan silang Zah Rahan yang mengarah ke mulut gawang PSMS mampu ditanduk Munhar yang berdiri tanpa kawalan, meski sempat ditepis Rohim, namun bola masuk ke gawang.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab kembali menambah gol di menit ke - 34. Lemahnya lini pertahanan PSMS mampu dimanfaatkan Madura United. Lagi - lagi berawal dari kesalahan Fredyan Wahyu yang salah menguasai bola di sektor tengah, mampu direbut pemain Madura.
Lagi - lagi Zah Rahan melepaskan umpan kepada Asep Berlian yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang Asep mampu mengecoh Rohim yang sudah terlanjur maju dan meninggalkan gawang sangat jauh.
Baca Juga: Pecundangi Sriwijaya FC, PS Tira Keluar dari Zona Merah
Tim ayam Kinantan kembali kebobolan tepatnya di menit ke -39. Lagi-lagi Zah Rahan menjadi aktor lahirnya gol ketiga. Umpan silang ya dari sisi kiri pertahanan PSMS, mampu dimanfaatkan oleh Engelberd Sani yang berada di dalam kotak penalti. Dengan tenang, pemain yang masuk menggantikan Samassa di babak pertama ini melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi Abdul Rohim.
Di babak kedua, PSMS memasukkan Lobo dan Matsunaga untuk menambah kekuatan tim. Alhasil, babak kedua baru berjalan satu menit PSMS perkecil skor menjadi 1-3 melalui Frets Butuan. Gol Frets membangkitkan semangat juang tim ayam Kinantan. Menit ke -54 PSMS kembali memperkecil skor menjadi 2-3. Kali ini Antoni Putro Nugroho mencatatkan namanya di papan skor.
Menit ke -59 PSMS mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Kali ini umpan tarik Frets mampu dimanfaatkan Felipe Martins dengan melepaskan kaki kiri sambil menjatuhkan badan di area mulut gawang Madura United.
Hingga wasit Musthofa Umarella asal DKI Jakarta meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, skor imbang 3-3 bagi kemenangan Madura United. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
MU Waspadai Efek Kejut Persebaya Surabaya Usai Dibantai Persija Jakarta
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah
-
5 Negara Lawan Terberat Argentina Versi Lionel Messi
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026