Suara.com - Nama Manajer Madura FC Januar Herwanto menjadi buah bibir menyusul keberaniannya membeberkan kebobrokan sepak bola Indonesia. Bahkan dia mengaku salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat, sempat mengajaknya mengatur skor.
Hal itu diungkapkan Januar dalam sebuah acara talk show sebuah stasiun televisi swasta. Ia pun yakin masih ada orang-orang di dalam tubuh PSSI yang terlibat dalam pengaturan skor.
"Kalau melihat liga kita, melihat wasit yang penuh kontroversi itu sangat tidak mungkin tidak terlibat dan siapa yang menugaskan wasit? ya komisi wasit, kan. Karena wasit yang sering bermasalah selalu ada dan kenapa wasit berani karena dia nggak akan mendapat sanksi yang berat," kata Januar.
"Sanksi yang berat kan dari Komisi wasit dan logika sederhananya kenapa wasit aman dan terbukti kan wasit kontroversi ya itu-itu saja," tambahnya.
Januar berharap PSSI segera bebenah terkait masalah tersebut.
"PSSI mau atau tidak berbenah? kalau tidak ya sudah dimakan oleh diri mereka sendiri, digrogoti mereka," pungkasnya.
Terkait pernyataan Januar, Hidayat membantah terlibat dalam pengaturan skor salah satu laga di kompetisi Liga 2 2018. Menurutnya, hal itu adalah rekayasa.
Hidayat membenarkan jika dirinya sempat melakukan percakapan dengan Januar melalui pesan WhatsApp (WA), seperti yang disebutkan dalam acara talk show tersebut. Namun terkait pengaturan skor yang diklaim Januar, Hidayat membantah.
"Saya tidak pernah melakukan pengaturan skor seperti yang dituduhkan manajer Madura FC. Peristiwa yang disampaikan saudara Januar benar adanya. Saya WA, terus telepon manajer Madura FC, tetapi substansinya yang direkayasa!" tegas Hidayat dalam rilis yang diterima suara.com.
Baca Juga: Terlibat "Match Fixing", AFC Skors 22 Pemain dan Ofisial
Berita Terkait
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa