Suara.com - Kapten Persib Bandung Supardi Nasir berlapang dada terkait gagalnya Persib Bandung lolos ke Piala AFC musim depan. Pasalnya, Persib hanya bercokol di peringkat keempat klasemen akhir Liga 1 2018.
Kegagalan anak-anak Maung Bandung tersebut tidak lepas dari hasil imbang saat hadapi Barito Putera. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Gianyar, Denpasar, Bali, Persib ditahan imbang 3-3, Sabtu (8/12/2018).
"Sekali lagi saya katakan, ini qodarullah (takdir Allah—red) yang Tuhan kasih saat ini. Tetap kita syukuri, mudah-mudahan hikmah di tahun depan lebih baik," ujar Supardi di Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/12/2018).
Menurutnya, harapan pemain cukup besar untuk bisa mendapat peringkat lebih pada musim ini.
Namun, torehan buruk yang diraih Victor Igbonefo dan kolega di beberapa laga menjelang berakhirnya Liga 1, membuat posisi mereka terus melorot hingga peringkat 4.
Padahal, Pangeran Biru sempat bercokol di puncak klasemen Liga 1, hingga pekan 25.
Namun, pasca laga kontra Persija, dan terkena hukuman berat dari Komdis PSSI, penampilan Persib jadi tak konsisten dan lebih banyak mendulang hasil minor.
"Sesuai ekspektasi sebenarnya kita berharap tahun ini lebih dari itu (peringkat 4). Kita tahu semua pemain, bobotoh, manajemen berharap kita buat sejarah baru sebenarnya," tutur bek berusia 35 tahun.
"Ya itulah sepakbola, harus kita pahami bahwa tidak semua cita-cita yang kita inginkan tercapai. Tapi mudah-mudahan musim depan kita bisa bermain lebih baik lagi," lanjutnya.
Persib Bandung harus puas tersalip Bhayangkara FC yang berhasil mengamankan posisi ketiga klasemen akhir Liga 1, dan jadi tim terakhir yang lolos ke Piala AFC musim depan.
Baca Juga: Lindswell Kwok dan Hulaefi Menikah, Menpora Panjatkan Doa Ini
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan