Suara.com - Kepala Staf Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengatakan pihaknya bakal mengambil tindakan jika memang terbukti adanya permainan pengaturan skor di final Piala AFF 2010 antara Indonesia vs Malaysia.
Iwan mengatakan pihaknya kini tengah fokus kepada dugaan-dugaan match faxing yang terjadi tiga tahun ke belakang. Namun, jika ada bukti yang kuat terkait Piala AFF 2010, Iwan mengaku pihaknya bakal ambil tindakan.
Isu adanya pengaturan skor di final Piala AFF 2010 antara Indonesia kontra Malaysia muncul kembali, usai disebut mantan manajer timnas Indonesia Andi Darussalam Tabussala dalam sebuah acara talk show televisi swasta. Menurutnya, memang ada permainan di laga tersebut.
"Kalau itu kan (Piala AFF 2010) baru muncul kemarin, kita kayanya yang berkaitan sama kompetisi dua tiga tahun terakhir. Tapi kalo memang ada buktinya kenapa tidak? Itu baik buat kita," kata Iwan Budianto.
CEO Arema FC itu mengaku banyak alumnus timnas Indonesia di Piala AFF 2010 mengeluh kepada dirinya. Efek yang ditimbulkan berimbas kepada keluarganya, termasuk anak-anaknya.
Pada acara televisi tersebut, Andi sempat menyebut Maman Abdurrahman 'bermain'. Namun, Andi membantah disebut namanya Maman bukanlah bermaksut menuduh bermain mengatur skor.
"Saya sehari kemarin beberapa pemain mengeluh kepada kami terkait apa yang ditayangkan di televisi semalam. Karena pemain di era itu sekarang sudah ada pemain yang anaknya mulai dimaki temannya."
"Kalau PSSI tidak segera bertindak untuk memastikan kebenarannya dengan bukti yang cukup maka ini jadi fitnah yang merugikan keluarga pemain," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
-
Resmi! Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts Nevis di GBK, Intip Jadwal Lengkap FIFA Series Maret 2026
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Ibu Lahir di Indonesia, Bjorn Menzo Menanti Debut di Eredivisie, Minat Bela Merah Putih?
-
Polemik Superliga Berakhir, Presiden Real Madrid Florentino Perez Dibilang Sok Jagoan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?
-
Sakit Hati Pemain Keturunan Filipina Dibajak, Barcelona Siap Balas Dendam ke PSG
-
Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
-
Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
-
Pelatih Belanda Sanjung Gaya Main Striker Keturunan Depok Dean Zandbergen, John Herdman Minat?