Suara.com - Mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Jawa Tengah, Lasmi Indaryani siap menghadiri sidang Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta, Selasa (8/1/2019).
"Berdasarkan surat undangan yang diterima, klien kami diundang untuk memberikan keterangan pada Sidang Komdis PSSI hari ini (Selasa), pukul 14.00 WIB, di kantor PSSI," kata Kuasa Hukum Lasmi Indaryani, Boyamin Saiman saat dihubungi dari Banjarnegara.
Ia mengatakan kesiapan kliennya memenuhi undangan tersebut karena Lasmi Indaryani telah selesai menjalani proses hukum sebagai saksi di Satuan Tugas Antimafia Bola Polda Metro Jaya pada tanggal 20-21 Desember 2018 dan terakhir pada hari Senin (7/1/2019) melengkapi kekurangan bukti-bukti yang terkait. Dia mengakui Lasmi pernah menolak memenuhi panggilan Komdis PSSI karena semata-mata ingin menhormati proses hukum di Kepolisian.
"Sekarang, setelah selesai menjalani proses sebagai saksi di Kepolisian, maka klien kami berkehendak hadir di Sidang Komdis PSSI dengan alasan yang sama, yaitu menghormati proses hukum olahraga di PSSI," katanya.
Menurut dia, hal itu dilakukan karena PSSI juga telah menghormati proses hukum di Kepolisian dengan kehadiran para pejabatnya ketika dipanggil Satgas Antimafia Bola.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, Komdis PSSI berkeinginan kuat untuk menegakkan disiplin terhadap siapapun pelaku pengatur pertandingan termasuk akan memberikan sanksi meskipun orang-orang tersebut telah diproses hukum," kata Boyamin.
Dalam hal ini, kata dia, Komdis PSSI berkeinginan untuk tidak melepas begitu saja para pelaku dengan istilah jangan sampai ketika sudah dihukum penjara kemudian orang-orang tersebut kemudian tetap bebas beraktivitas di dunia sepak bola.
"Kami bersepaham dengan Komdis PSSI untuk memajukan sepak bola Indonesia. Kami menghormati kehendak Komdis PSSI dengan cara menghadiri panggilan Komdis dan akan menyampaikan fakta serta data yang sebenar-benarnya. Kami siap buka-bukaan pada Sidang Komdis PSSI," sambungnya seperti dimuat Antara.
Sebelumnya, mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani menolak menghadiri panggilan sidang Komdis PSSI yang digelar pada tanggal 28 Desember 2018 dengan alasan menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Kepolisian.
Baca Juga: Tersangka Baru Pengaturan Skor, Satgas Anti Mafia Bola Bekuk Wasit Nurul
Selain itu, penolakan tersebut juga karena dalam surat dari Komdis PSSI, Lasmi akan dimintai pertanggungjawaban atas pernyataannya di media daring maupun acara "Mata Najwa" yang disiarkan Trans7 pada hari Rabu (19/12/2018).
Dalam acara tersebut, mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani membeberkan pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk berkompetisi di Liga 3 Asprov Jawa Tengah. Bahkan, nama salah seorang anggota Komite Disiplin PSSI, yakni Dwi Irianto alias Mbah Putih juga disebut Lasmi sebagai penerima dana.
Berita Terkait
-
Anomali di Liga Super China:9Klub Jalani Musim Baru dengan Poin Minus, Kok Bisa?
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa