Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 14:48 WIB
Muhammad Hilmi Gimnastiar, PS Putra Jaya
Baca 10 detik
  • Komdis PSSI Jatim menangani insiden laga PS Putra Jaya melawan Perseta 1970 pada 5 Januari 2026 di Bangkalan.
  • Pemain PS Putra Jaya, M. Hilmi, diduga melakukan pelanggaran berat terhadap pemain Perseta pada menit 72.
  • Sidang penentuan sanksi, berpotensi larangan bermain seumur hidup, dijadwalkan Komdis pada 11 Januari 2026.

Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur mengambil alih penanganan insiden yang diduga merupakan pelanggaran disiplin berat dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Bangkalan, Senin (5/1/2026).

Insiden tersebut melibatkan pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, yang terekam melakukan aksi berbahaya terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman.

Ketua Komdis PSSI Jawa Timur, Makin Rahmat, menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan berdasarkan rekaman video yang beredar serta laporan resmi dari perangkat pertandingan.

"Itu terlihat di menit 72 saat skor 0-4, kemenangan sementara oleh Perseta, jika dilihat di video persepsi saya memang terlihat pelanggaran berat," kata Makin.

Dalam tayangan video tersebut, Muhammad Hilmi Gimnastiar terlihat melakukan penghadangan bola dengan kaki kanan yang mengenai bagian dada lawan. Aksi itu terjadi ketika Perseta unggul jauh atas PS Putra Jaya Pasuruan.

Makin menyebutkan, Komdis PSSI Jawa Timur langsung memproses kasus tersebut dan menjadwalkan sidang untuk menentukan jenis serta tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Ia menambahkan, sidang Komdis akan digelar pada Selasa (11/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Makin, tindakan yang dilakukan pemain PS Putra Jaya Pasuruan berpotensi masuk kategori pelanggaran disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Kode Disiplin PSSI.

Regulasi tersebut memuat ancaman sanksi paling berat berupa larangan bermain seumur hidup, tergantung hasil pemeriksaan dan keputusan sidang.

Baca Juga: Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar

Meski demikian, Makin menegaskan bahwa Komdis belum mengambil keputusan akhir sebelum seluruh rangkaian proses sidang dan evaluasi selesai dilakukan.

"Semua akan diputuskan dalam sidang komdis hari ini, semoga bisa secepatnya untuk keluar hasilnya," ucapnya.

Komdis PSSI Jawa Timur memastikan akan menangani kasus tersebut secara profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku, guna menjaga integritas dan fair play kompetisi.

(Antara)

Load More