- Komdis PSSI Jatim menangani insiden laga PS Putra Jaya melawan Perseta 1970 pada 5 Januari 2026 di Bangkalan.
- Pemain PS Putra Jaya, M. Hilmi, diduga melakukan pelanggaran berat terhadap pemain Perseta pada menit 72.
- Sidang penentuan sanksi, berpotensi larangan bermain seumur hidup, dijadwalkan Komdis pada 11 Januari 2026.
Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur mengambil alih penanganan insiden yang diduga merupakan pelanggaran disiplin berat dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Bangkalan, Senin (5/1/2026).
Insiden tersebut melibatkan pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, yang terekam melakukan aksi berbahaya terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman.
Ketua Komdis PSSI Jawa Timur, Makin Rahmat, menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan berdasarkan rekaman video yang beredar serta laporan resmi dari perangkat pertandingan.
"Itu terlihat di menit 72 saat skor 0-4, kemenangan sementara oleh Perseta, jika dilihat di video persepsi saya memang terlihat pelanggaran berat," kata Makin.
Dalam tayangan video tersebut, Muhammad Hilmi Gimnastiar terlihat melakukan penghadangan bola dengan kaki kanan yang mengenai bagian dada lawan. Aksi itu terjadi ketika Perseta unggul jauh atas PS Putra Jaya Pasuruan.
Makin menyebutkan, Komdis PSSI Jawa Timur langsung memproses kasus tersebut dan menjadwalkan sidang untuk menentukan jenis serta tingkat pelanggaran yang dilakukan.
Ia menambahkan, sidang Komdis akan digelar pada Selasa (11/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurut Makin, tindakan yang dilakukan pemain PS Putra Jaya Pasuruan berpotensi masuk kategori pelanggaran disiplin berat sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Kode Disiplin PSSI.
Regulasi tersebut memuat ancaman sanksi paling berat berupa larangan bermain seumur hidup, tergantung hasil pemeriksaan dan keputusan sidang.
Baca Juga: Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar
Meski demikian, Makin menegaskan bahwa Komdis belum mengambil keputusan akhir sebelum seluruh rangkaian proses sidang dan evaluasi selesai dilakukan.
"Semua akan diputuskan dalam sidang komdis hari ini, semoga bisa secepatnya untuk keluar hasilnya," ucapnya.
Komdis PSSI Jawa Timur memastikan akan menangani kasus tersebut secara profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku, guna menjaga integritas dan fair play kompetisi.
(Antara)
Berita Terkait
-
Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar
-
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
-
Korban Tendangan Kung Fu Muhammad Hilmi di Liga 4 Buka Suara: Dada Masih Sakit dan Nyeri
-
Brutal di Liga 4! Muhammad Hilmi Tendang Dada Lawan, PS Putra Jaya Malah Bangga
-
Persija Jakarta Melawan Putusan Komdis PSSI Atas Larangan Bertanding Ryo Matsumura
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara