Suara.com - Caretaker alias pelatih interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer ketar-ketir. Ia berharap cedera yang menimpa dua attacker andalannya, Jesse Lingard dan Anthony Martial pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 kontra Paris Saint-Germain di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB, tidak serius.
Baik Lingard maupun Martial terlihat mengalami permasalahan otot pada babak pertama laga kontra PSG. Lingard terpaksa ditarik keluar di injury time babak pertama untuk digantikan Alexis Sanchez. Sementara itu, Martial digantikan saat half-time, sebagaimana Juan Mata bermain penuh di paruh kedua.
Man United sendiri harus menelan pil pahit. Bermain di depan puluhan ribu pendukungnya di Old Trafford, The Red Devils dipermalukan PSG dengan skor 0-2 berkat gol-gol Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe pada babak kedua, di mana Lingard dan Martial sudah tak ada lagi di lapangan.
Namun bicara soal kekalahan mengecewakan Man United atas PSG, yang merupakan kekalahan pertama Solskjaer sebagai caretaker The Red Devils dari 12 laga di semua ajang, pelatih asal Norwegia itu enggan menggunakan cedera Lingard dan Martial sebagai alibi.
"Anda tidak bisa menjadikan itu (cedera Lingard dan Martial) sebagai alasan karena kami punya pemain seperti Juan dan Alexis yang masuk (sebagai pemain pengganti), dan mereka adalah pemain berkualitas," tutur Solskjaer kepada BT Sport.
"Namun, tentu saja, Jesse dan Anthony, mereka bisa memberi kami sesuatu di babak kedua itu. Mari berharap mereka tidak mengalami cedera serius," celoteh pelatih berusia 45 tahun itu.
"Yang pasti Itu adalah cedera otot, keduanya mengalami permasalahan itu. Saya belum bisa memastikan bagaimana kondisi mereka saat ini, mungkin update-nya akan bisa diketahui besok," ujarnya.
"Jesse dan Anthony adalah bagian penting dari skuat kami dan ketika mereka absen, di babak kedua kami tidak punya pergerakan yang cukup. Kami mungkin harus mencari cara bermain yang berbeda ketika Jesse dan Anthony absen," tandas Solskjaer.
Baca Juga: Neymar: Musim Ini Saatnya PSG Juara Liga Champions!
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Arsenal vs Atletico Madrid: Preview, Skor, Susunan Pemain
-
Antoine Griezmann Siap Ukir Sejarah saat Hadapi Arsenal
-
Tunda ke MLS, Antoine Griezmann Siap Bawa Atletico Madrid Cetak Sejarah di Markas Arsenal
-
Odegaard dan Havertz Siap Tampil, Arsenal Percaya Diri Hadapi Atletico Madrid
-
Barcelona Siap Sikut MU dan Arsenal Demi Bintang Muda Bournemouth Rp1,4 Triliun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir