Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia U-23 yang juga seorang polisi, Sani Rizki Fauzi mendapat penghargaan berupa kenaikan pangkat yang diberikan oleh Polda Metro Jaya, Rabu (6/3/2019). Penghargaan tersebut diberikan lantaran pemain Bhayangkara FC itu turut berjasa membawa Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 baru-baru ini.
Sani mendapat kenaikan pangkat luar biasa menjadi Briptu. Bersama dua anggota Satlantas Polres Tangerang Selatan, Sani Rizki diberikan piagam penghargaan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Acara pemberian piagam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Penghargaan ini sendiri, diakui Sani, dijadikannya sebagai motivasi untuk tampil lebih baik lagi di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 bersama Timnas Indonesia U-23, yang akan dihelat pada 22-26 Maret mendatang di Vietnam.
"Saya sangat bersyukur baru dinas dua tahun, Alhamdulillah sudah naik pangkat ke Briptu. Ini menjadi motivasi lebih buat saya ke depan untuk bisa berprestasi juga," kata Sani di Polda Metro Jaya, Rabu (6/3/2019).
"Saya sebagai pemain akan lebih bekerja keras lagi untuk lebih fokus, agar hasilnya lebih dari kemarin," tambahnya.
Sani Rizki kembali masuk dalam daftar pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 jelang kualifikasi Piala Asia U-23. Di ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup K bersama dengan Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam.
"Sebetulnya ini motivasi untuk kerja keras lagi. Tentunya saya harus lebih semangat lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Juarai Piala AFF U-22, Metro Jaya Beri Penghargaan pada Sani Rizki Fauzi
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pernah Dihajar 1-4 Timnas Indonesia, 7 Pemain Yordania Ini Kini Tampil di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis