Suara.com - Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menilai Bhayangkara FC lebih diuntungkan di leg pertama babak perempat final Piala Indonesia yang akan digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Sabtu (27/4/2019). Menurut Kalezic, tim berjuluk The Guardian lebih siap dari segi fisik.
Bhayangkara terakhir kali melakoni pertandingan pada 30 Maret 2019, yaitu saat menghadapi Arema FC di ajang Piala Presiden. Sementara PSM, baru saja melakoni pertandingan pada 17 April melawan Kaya FC di Piala AFC 2019.
"Ini bisa saja negatif ataupun positif karena di satu sisi kita juga tahu bahwa mereka pasti lebih segar untuk pertandingan pertamanya mereka.
Makanya saya akan berbicara lebih banyak tentang tim saya saja," kata Kalezic dalam jumpa pers jelang pertandingan.
"Tapi, tim kami tetap fit, fresh, bugar, dan siap untuk menghadapi pertandingan besok. Saya berharap kami akan mendapatkan hasil yang baik," tambahnya.
Selain itu, PSM memiliki kenangan buruk bermain di Stadion PTIK. Juku Eja --julukan PSM-- gagal menjadi juara Liga 1 2018 setelah ditahan imbang Bhayangkara dengan skor 0-0.
Hasil tersebut membuat posisi PSM di klasemen tersalip oleh Persija Jakarta yang akhirnya menjadi kampiun musim lalu.
"Dari pengalaman saya di dunia sepak bola, apapun yang sudah terjadi di belakang dan yang sudah dimainkan itu adalah sejarah. Situasi yang terjadi musim lalu dan situasi yang bakal terjadi besok hari ini adalah dua hal yang berbeda maka kita tidak bisa membandingkan itu," ungkapnya.
"Dan yang terpenting besok kami tidak bermain untuk memenangkan atau untuk menjadi juara. Dan kami juga punya pertandingan kedua nanti di Makassar," pungkasnya.
Baca Juga: Duh! Ivan Kolev Akui Persija Sengaja Mengalah dari Bali United
Berita Terkait
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair