"Kami akan melakukannya dengan cara kami. Kami tidak ingin membandingkan diri kami dengan AS Roma atau tim lain. Sudah sering pemain Liverpool menunjukkan semangat pantang menyerah, dan itu akan ditunjukkan lagi," tegasnya seperti dikutip uefa.com.
Salah Gegar Otak dan Firmino Tak Kunjung Fit, Kecerdasan Klopp Diuji
Dihadapkan dengan misi maha sulit, Liverpool dipastikan tidak akan turun dengan formasi terbaiknya saat menjamu Barcelona di Anfield. Kenyataan yang pastinya membuat manajer The Reds Jurgen Klopp pusing tujuh keliling.
Roberto Firmino yang mengalami cedera selangkangan sejak bulan lalu, dipastikan belum fit dan tidak bisa diturunkan. Begitu pula dengan Mohamed Salah yang mengalami cedera saat menghadapi Newcastle United di St. James Park, Minggu (5/5/2019).
Absennya Firmino dan Salah tentu akan sangat memengaruhi performa Liverpool. Mengingat Firmino dan Salah, merupakan dua dari tiga trisula maut yang sangat diandalkan Klopp sejak musim lalu.
"Keduanya (Firmino dan Salah) tidak bisa bermain," kata Klopp.
"Salah mengalami gegar otak dan tidak diperbolehkan bermain. Dia merasa baik-baik saja, tapi tidak dari sudut pandang medis."
Tanpa Firmino dan Salah, hanya Sadio Mane yang fit dan siap turun. Namun tanpa kedua rekannya itu, performa Sadio Mane sepertinya tidak akan setajam seperti sebelumnya.
Tidak bisa dipungkiri, jika Mane membutuhkan tandem yang memiliki kecepatan untuk bisa diajaknya memainkan Si Kulit Bundar. Biasanya, Salah atau Firmino yang bisa mengikuti kecepatan pemain asal Senegal itu.
Baca Juga: Lakoni Misi Sulit, Klopp: Kami Akan Berikan yang Terbaik
Klopp memang memiliki Daniel Sturridge dan Divock Origi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Firmino dan Salah. Tapi, melihat dari lawatan Liverpool ke markas Newcastle United akhir pekan kemarin, Sturridge dan Origi rasanya tak mampu mengikuti Mane.
Butuh Kemenangan Besar, Akankah Klopp Mengulang Formasi 4-3-2-1 di Camp Nou?
Kejelian Jurgen Klopp dalam memilih pemain dan meracik strategi tidak perlu lagi diragukan. Di leg pertama Liverpool memang takluk tiga gol tanpa balas dari Barcelona. Namun berdasarkan statistik pertandingan, Liverpool ternyata mampu mematahkan dominasi penguasaan bola Barcelona.
Menggunakan formasi 4-3-2-1, The Reds sukses membuat tim besutan Ernesto Valverde keteteran. 51 persen penguasaan bola dikantongi Liverpool dengan 10 tembakan ke gawang. Meski hanya empat yang mengarah ke sasaran.
Strategi Klopp di leg pertama terbilang sukses. Meski pada akhirnya Lionel Messi tampil sebagai pembeda bagi Barcelona. Di sepanjang pertandingan, Virgil van Dijk yang memimpin 'operasi' di lini belakang mampu membatasi pergerakan Messi. Meski di akhir pertandingan, dua gol atas nama Messi tercatat di papan skor lewat bola liar dan set piece.
Melirik fakta di atas, besar kemungkinan strategi seperti di leg pertama akan kembali diterapkan manajer asal Jerman. Tentunya dengan sedikit modifikasi karena Liverpool membutuhkan banyak gol untuk membalikkan keadaan.
"Sepertinya kami harus tampil sempurna untuk bisa mengalahkan mereka. Jadi kami akan mencoba melakukan itu," ujar Klopp dalam jumpa pers jelang pertandingan.
"Kami akan bermain tahap demi tahap, mencipta atmosfer kemudian menggunakannya (untuk membuat Barcelona tertekan). Itu mungkin saja dilakukan. Jadi kami akan mengerahkan yang terbaik di leg kedua ini. Soal hasil, kita lihat saja nanti."
Di kubu Barcelona, meski sudah unggul agregat tiga gol, pelatih Ernesto Valverde tentunya tidak ingin memandang Liverpool sebelah mata. Apalagi di musim lalu, Barcelona memiliki kenangan pahit saat menghadapi AS Roma di babak perempat final.
Mengingat pentingnya pertandingan leg kedua ini, Valvede bahkan mengistirahatkan para pemain kuncinya, termasuk Lionel Messi, saat menghadapi Celta Vigo. Dalam laga itu Barcelona memang menelan kekalahan 2-0, namun itu bukan soal karena Los Cules sudah mengunci gelar La Liga.
Dengan bugarnya para pemain dalam skuat saat ini, Valverde pastinya mengincar gol cepat untuk mematahkan semangat pasukan Jurgen Klopp. Trio Messi, Luis Suarez dan Filipe Coutinho tetap akan mengisi lini terdepan, dengan dukungan penting dari Sergio Busquets, Ivan Rakitic dan Arturo Vidal.
Sementara di lini belakang, Gerard Pique dan Jordi Alba diharapkan bisa tampil disiplin seperti di leg pertama. Begitu pula dengan Clement Lenglet yang tampil memukau dengan menggantikan peran Pique dalam membantu serangan. Strategi yang sempat mengacaukan konsentrasi pemain tengah Liverpool.
Perkiraan susunan pemain leg kedua semifinal Liga Champions antara Liverpool vs Barcelona.
Liverpool (4-3-1-2): Alisson, Robertson, van Dijk, Matip, Alexander-Arnold, Wijnaldum, Fabinho, Henderson, Mane, Sturridge, Shaqiri.
Pelatih: Jurgen Klopp.
Barcelona (4-3-3): ter Stegen, Alba, Lenglet, Pique, Roberto, Vidal, Busquets, Rakitic, Coutinho, Messi, Suarez.
Pelatih: Ernesto Valverde.
Statistik
Sembilan Pertemuan Barcelona dan Liverpool di Kompetisi Eropa
02-05-2019 Barcelona 3-0 Liverpool (UCL)
07-03-2007 Liverpool 0-1 Barcelona (UCL)
22-02-2007 Barcelona 1-2 Liverpool (UCL)
14-03-2002 Barcelona 0-0 Liverpool (UCL)
21-11-2001 Liverpool 1-3 Barcelona (UCL)
19-04-2001 Liverpool 1-0 Barcelona (UEFA Cup)
05-04-2001 Barcelona 0-0 Liverpool (UEFA Cup)
14-04-1976 Liverpool 1-1 Barcelona (UEFA Cup)
30-03-1976 Barcelona 0-1 Liverpool (UEFA Cup)
Lima Pertandingan Terakhir Liverpool
18-04-2019 Porto 1-4 Liverpool (UCL)
21-04-2019 Cardiff 0-2 Liverpool (EPL)
27-04-2019 Liverpool 5-0 Huddersfield (EPL)
02-05-2019 Barcelona 3-0 Liverpool (UCL)
05-05-2019 Newcastle 2-3 Liverpool (EPL)
Lima Pertandingan Terakhir Barcelona
21-04-2019 Barcelona 2-1 Sociedad (La Liga)
24-04-2019 Alaves 0-2 Barcelona (La Liga)
28-04-2019 Barcelona 1-0 Levante (La Liga)
02-05-2019 Barcelona 3-0 Liverpool (UCL)
05-05-2019 Celta 2-0 Barcelona (La Liga)
Tag
Berita Terkait
-
Spanyol Kedua di Liverpool, Akankah Andoni Iraola Sukses seperti Rafa Benitez?
-
Here We Go! Andoni Iraola Sepakat Latih Liverpool Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Liverpool Berburu Andoni Iraola Sebagai Suksesor Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Spanyol Kedua di Liverpool, Akankah Andoni Iraola Sukses seperti Rafa Benitez?
-
Here We Go! Andoni Iraola Sepakat Latih Liverpool Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?