Suara.com - PSS Sleman meraih hasil super positif di pekan perdana Liga 1 2019. Melakoni laga pembuka kompetisi dengan menjamu Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) malam, tim promosi berjuluk Super Elang Jawa --julukan PSS-- menang dengan skor 3-1.
Meski menang dengan skor cukup telak, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengakui jika timnya dinaungi oleh keberuntungan untuk bisa meraup poin penuh.
Pelatih berusia 45 tahun itu melihat skuat asuhannya sempat demam panggung melakoni laga perdananya di Liga 1 2019.
Beruntung, PSS Sleman berhasil keluar dari tekanan dan bisa mencetak dua gol kemenangan di babak kedua, setelah laga berakhir 1-1 saat half-time.
"Jadi, di menit awal sebelum terjadi gol penyama kedudukan dari Arema (lewat Sylvano Comvalius pada menit 29), ada banyak kesalahan di sana. Para pemain berusaha main lepas, tapi sulit. Namun tetap saja keberuntungan ada di kami lewat gol cepat Brian (Ferreira - untuk PSS pada menit kedua)," ucap Seto.
"Unggul 2-1 (lewat gol Yevhen Bokhashvili pada menit 57), lalu 15 menit terakhir kami bisa memperbaiki, lebih enjoy dan lepas setelah gol kedua," jelasnya.
"Masih ada beberapa yang harus diperbaiki di sana, namun yang terpenting pertandingan perdana kami lewati dengan baik. Pemain bisa lebih percaya diri ke depannya, namun saya harap pemain tidak terlalu berlebihan atas kemenangan ini," celoteh mantan striker Timnas Indonesia itu.
Sebagai informasi tambahan, pertandingan PSS vs Arema ini sempat diwarnai kericuhan antar suporter. Suporter dari kedua kesebelasan melakukan aksi lempar botol hingga pecahan keramik.
Akibatnya, wasit menghentikan jalannya pertandingan kurang lebih 30 menit pada babak pertama, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Baca Juga: Kericuhan di Stadion Maguwoharjo Bikin Mental Tim Arema FC Down
Meski ada keributan, Seto tetap menghargai dukungan dari suporter. Berkat dukungan dari Sleman Fans, PSS Sleman bisa mengalahkan Arema FC, yang notabene merupakan jawara Piala Presiden 2019, di laga pembuka Liga 1 2019.
"Terima kasih untuk suporter, bagaimanapun mereka bagian dari kami. Sekali lagi terima kasih untuk suporter. Mudah-mudahan ini awal yang bagus untuk Sleman di Liga 1," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kalah dari Bhayangkara, Pelatih Arema FC Salahkan Wasit
-
Menang Dramatis atas Arema FC, Pelatih Bali United Bongkar Resep Jitunya
-
Kalah dari Bali United, Pelatih Arema Ungkap Biang Kerok dan Singgung Mentalitas
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh