Suara.com - Striker andalan Persija Jakarta, Marko Simic mengaku sangat menikmati kembali bisa bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Pernyataan dilontarkan Simic setelah memperkuat Persija di laga Old Indonesia Derby kontra Persib Bandung, pada pekan kedelapan Liga 1 2019, Rabu (10/7/2019).
Simic sendiri berhasil mencetak satu gol di laga penuh gengsi itu, meski pada akhirnya Persija harus puas bermain imbang 1-1 kontra Persib.
Laga kemarin memang jadi pertama kalinya bagi Simic bermain di SUGBK pada musim 2019 ini di kompetisi domestik, meski Macan Kemayoran --julukan Persija-- menggunakan stadion tersebut sebagai kandang pada babak fase grup Piala AFC 2019 lalu.
Seperti diketahui, Simic memang tidak bermain di kejuaraan tersebut karena sedang menyelesaikan masalah hukumnya di Australia, pasca Persija melakoni babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019 melawan Newcastle Jets.
Pemain asal Kroasia tersebut terakhir kali merasakan atmosfer SUGBK adalah saat Persija melakoni laga pamungkas di Liga 1 2018 kontra Mitra Kukar.
Momen tersebut juga sekaligus jadi momen saat Persija melakukan selebrasi juara Liga 1 2018.
"Setelah lawan Mitra Kukar, kami akhirnya kembali ke SUGBK di kompetisi domestik musim ini. Saya pribadi sangat senang bahwa akhirnya bisa kembali bermain di SUGBK. Saya hanya ingin bilang bahwa kami kecewa tidak bisa memberikan kemenangan kepada Jakmania," celoteh Simic.
Hal yang paling dirindukan Simic sendiri adalah dukungan dari Jakmania yang sangat luar biasa. Dan pada pertandingan kontra Persib, penyerang berdarah Kroasia itu amat semringah karena Jakmania bisa mewujudkan hal tersebut.
Baca Juga: Bos Persija Bersyukur Persib Belum Bisa Menang di Jakarta
"Hari ini Jakmania fantastis, saya sangat bangga kepada The Jak. Mereka terus memberikan dukungan selama laga dan bahkan setelah pertandingan, walau kami sama-sama kecewa tidak bisa meraih kemenangan," tuturnya.
"Saya sangat senang memiliki dukungan suporter seperti ini. Saya harap kami bisa jadi lebih baik dan memberikan kemenangan kepada para penggemar pada masa mendatang," pungkas pemain berusia 31 tahun itu.
Berita Terkait
-
John Herdman Puji Kualitas Teknis Rayhan Hannan, Begini Kata-katanya
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Witan Sulaeman Buka Suara Usai Disebut Bakal Gabung Garudayaksa FC
-
Rizky Ridho hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI usai Duel Panas
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Media Vietnam Soroti Timnas Indonesia, Jadi Ancaman Pertahankan Gelar Piala AFF
-
Alam Tak Merestui? Badai Petir dan Tornado Menerjang Sesaat Lionel Messi Cs Tiba di AS
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial
-
Liverpool Mulai Negosiasi dengan Andoni Iraola
-
Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral
-
Robert Lewandowski Diincar Fenerbahce Usai Tinggalkan Barcelona
-
Pemain Bundesliga Jadi Mentor Khusus Mathew Baker Selama FIFA Match Day, Siapa?
-
Dibuang MU, Dicueki Barcelona, Paul Scholes Sarankan Marcus Rashford Gabung Arsenal