Suara.com - Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan mengaku tidak akan mudah memenangkan pertandingan kontra PSIS Semarang. RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, mengatakan jika PSIS memiliki tradisi yang selalu membuat lawannya kesulitan.
Hal ini sudah diraskan oleh RD saat masih aktif sebagai pemain. Berdasarkan pengalaman pribadi, bagi RD dibutuhkan perjuangan ekstra untuk bisa mengalahkan tim berjuluk Mahesa Jenar itu.
Seperti diketahui, Tira-Persikabo akan melakoni laga tandang di markas PSIS Semarang di pekan 12 Liga 1 2019. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (2/8/2019).
"Kita bakal melawan satu tim yang sangat terkenal sekali, selalu bermain dengan motivasi tinggi. Saat saya bermain di era perserikatan kalau ketemu PSIS memang harus kerja ekstra keras agar bisa imbangi tim ini," kata RD dalam jumpa pers jelang pertandingan, Kamis (1/8/2019).
"Jadi sampai dengan hari ini luar biasa mereka (PSIS) bisa pertahankan strategi seperti itu dan sangat kita waspadai. Fokus sangat dibutuhkan di pertandingan besok," tambahnya.
Meski PSIS diakui sebagai lawan yang sulit ditundukkan, RD tetap optimistis. Fisik para pemain Tira-Persikabo dinyatakan bugar dan siap mencuri poin dalam laga ini.
"Kita kemarin sampai Magelang sore hari dan Alhamdulillah selamat. Pemain dalam kondisi baik sampai dengan hari ini kita melakukan official training dengan baik," ujarnya.
"Sejauh ini kondisi semua pemain siap melawan Semarang dan saya juga sudah ingatkan (pemain) bakal melawan satu tim yang sangat terkenal," tegasnya.
Menyusul kemenangan Bali United atas PSM Makassar, Kamis (1/8/2019), Tira-Persikabo saat ini tergeser dari puncak klasemen ke posisi dua klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 23 poin dari 11 pertandingan. Sementara PSIS yang baru melakoni 10 pertandingan, berada di posisi sembilan dengan koleksi 14 poin.
Baca Juga: Tundukkan PSM, Bali United Geser Tira-Persikabo dari Puncak Klasemen Liga 1
Hingga kini, Tira-Persikabo juga menjadi satu-satunya tim di Liga 1 2019 yang belum menelan kekalahan. Dari 11 laga yang sudah dilakoni, lima berakhir imbang dan enam lainnya disudahi dengan kemenangan.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik