Suara.com - Timnas Indonesia U-16 gagal melaju ke final Piala AFF U-15 2019 setelah dikalahkan oleh Thailand pada babak semifinal, Rabu (7/8/2019).
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion IPE 1, Chonburi, Thailand, timnas Indonesia U-16 kalah dari tuan rumah dengan skor 0-2.
Dua gol kemenangan Thailand dicetak Niphitphon Wongpanya di menit 52 dan 70. Di final, Thailand akan menghadapi Malaysia yang mengalahkan Vietnam 3-1 di partai semifinal lainnya.
Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti menyebutkan kegagalan timnya ini bukan akhir dari segalanya. Menurut Bima, ini baru permulaan.
"Saya rasa ini bukan akhir dari perjalanan kita. Ini awal dari perjalanan kita," kata Bima Sakti dalam keterangan resmi yang diterima suara.com.
Selain itu, Bima mengucapkan terima kasih kepada anak asuhannya yang sudah berjuang maksimal. Terima kasih juga ia ucapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan doa serta dukungan.
"Saya berterima kasih kepada anak-anak yang telah berjuang. Saya juga terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan dan mendukung kami," tambahnya.
"Saya tekankan kepada pemain, mereka harus segera bangkit. Jangan meratapi kekalalahan. Jangan ada yang nangis karena, telah berjuang maksimal," pungkasnya.
Garuda Asia --julukan timnas Indonesia U-19-- akan kembali bertanding dalam perebutan tempat ketiga, Jumat (9/8/2019). Vietnam akan menjadi lawan Indonesia yang kalah dari Malaysia.
Baca Juga: Thailand Hentikan Laju Indonesia di Semifinal Piala AFF U-15 2019
Berita Terkait
-
Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand
-
Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru
-
Siswa Thailand Tembak Mati 5 Guru dan 9 Orang Kritis, Setelah Itu Bunuh Diri
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung