Suara.com - Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham menjadi korban rasisme menyusul kekalahan The Blues atas Liverpool pada Piala Super Eropa 2019 di BJK Vodafone, Istanbul, Turki, Kamis (15/8/2019). Pemain 21 tahun itu gagal mengeksekusi bola saat adu penalti.
Usai dikandaskan Liverpool dalam adu penalti tersebut, Abraham banjir cacian di jejaring sosial. Haters dan oknum tak bertanggung jawab melayangkan hujatan, hingga umpatan rasial kepada pemain yang pernah berseragam Swansea City.
Organisasi anti rasial, Kick It Out sebelumnya telah memprediksi terhadap reaksi haters kepada Abraham. Kendati demikian Chelsea berjanji untuk menangani persoalan tersebut dengan serius. Bahkan Twitter sedang membahas persoalan itu dengan manajemen chelsea dan Kick It Out.
Dikutip dari Skysports, Senin, (19/8/2019), Abraham tak mempermasalahkan hal tersebut. Dia menganggap hal itu biasa terjadi dan ingin menunjukkan kepada haters dengan prestasi yang akan dia lakukan bersama klub.
"Hal itu biasa terjadi di dalam sepak bola. Sebenarnya bagi saya hal itu bukan akhir dari karier ini. Saya biasa menghadapi penalti dibawah tekanan. Namun kali ini saja saya gagal," ungkapnya.
"Saya mendapat hasutan dari mereka, namun saya adalah orang yang berpikir positif. Saya tak akan mendengarkan sampah atau orang-orang yang mencoba menjatuhkan saya. Saya akan fokus bermain untuk membungkam mereka. Biarkan sepak bola yang berbicara," tegasnya.
Abraham masih menjadi harapan pelatih Frank Lampard dalam mengarungi kompetisi sepak bola kasta tertinggi Liga Inggris 2019/20. Menjamu Leicester City di Stamford Bridge, Minggu (18/8/2019), Abraham dimainkan di babak kedua menggantikan Oliver Giroud. The Blues hanya bermain imbang 1-1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati