Suara.com - Kabar duka sedang menimpa mantan pelatih Barcelona, Luis Enrique. Sebab, putri kesayangannya bernama Xana baru saja meninggal dunia karena penyakit kanker tulang.
Kepergian sang putri diumumkan oleh Luis Enrique lewat akun Twitter pribadinya pada Jumat (30/8/2019) pagi WIB. Dalam unggahannya, ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berusaha membantu kesembuhan putrinya.
''Putri kami Xana telah berpulang siang ini dalam usia sembilan tahun, setelah lima bulan bergulat dengan osteosarcoma,'' tulis Luis Enrique di akun Twitternya.
''Kami berterima kasih atas semua cinta kasih sayang yang telah kami terima dalam beberapa bulan terakhir dan juga atas kebijaksanaan dan pengertiannya."
''Kami juga berterima kasih kepada staf rumah sakit Sant Joan de Deu dan Sant Pau atas dedikasi atas perawatan yang telah diberikan. Kepada para dokter, perawat, dan semua sukarelawan terkhusus tim perawatan paliatif Sant Joan de Deu kami mengucapkan banyak terima kasih.''
''Kami akan sangat merindukanmu, tetapi kami akan mengingatmu setiap hari dalam hidup kami. Kami berharap bisa bertemu kamu lagi di masa depan. Kamu akan menjadi bintang yang membimbing keluarga kita.''
''Istirahatlah, Xanita.''
Kabar duka itu pun sontak membuat beberapa pihak mengucapkan belasungkawa. Melalui media sosial, Barcelona dan mantan anak asuhnya mendoakan yang terbaik untuk keluarga eks pelatih Timnas Spanyol itu.
''Ucapan belasungkawa dan semua simpati dari kami untuk Luis Enrique dan keluarganya pada saat yang sangat sulit ini. RIP Xana,'' ucap Barcelona.
Baca Juga: Satu Grup dengan Barcelona, Obrolan Pagi Pemain Dortmund Terwujud
Tak ketinggalan, Lionel Messi juga turun merasa sedih dengan kepergian anak Luis Enrique itu. Melalui insta story di akun Instagramnya, Messi mengucapkan belasungkawanya.
''Belasungkawa untuk Luis Enrique dan seluruh keluarganya di masa-masa sulit ini. Kami bersamamu, tuan, semua kekuatan dunia,'' tulis Messi.
Sementara itu, kabar kepergian Xana ini sekaligus memperjelas misteri terkait keputusan Luis Enrique mundur dari Timnas Spanyol pada Juni lalu. Pelatih 49 tahun itu memutuskan pergi setelah 11 bulan menjadi nakhoda La Furia Roja.
Berita Terkait
-
Negeri Sakura Berduka, Seniman Multitalenta Akihiro Miwa Meninggal Dunia
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir