Suara.com - Setelah berseragam Inter Milan, Alexis Sanchez mengaku seolah menemukan cintanya lagi dengan sepak bola. Ungkapan itu ia lontarkan lantaran mengalami masa sulit bersama Manchester United sepanjang musim lalu.
Seperti diketahui, Sanchez hijrah ke Nerazzurri dengan status pinjaman dari Setan Merah pada bursa transfer musim panas yang lalu. Ia datang ke Italia dengan catatan buruk, yakni hanya mencetak tiga gol dari 32 pertandingan di Liga Primer Inggris.
Sanchez lantas mencatatkan diri sebagai starter untuk pertama kalinya saat Inter Milan mempecundangi Sampdoria 3-1 dalam lanjutan Serie A Italia. Bahkan, pemain asal Chile itu turut mencetak satu gol kemenangan.
''Itu seperti jatuh cinta pada sepakbola lagi. Saya sudah tahu pelatih dan beberapa pemain, dan saya pikir klub sedang mempersiapkan sesuatu yang baik untuk masa depan,'' ungkap Sanchez, seperti dikutip dari Metro.
''Jika saya tidak salah, Inter belum memenangkan apapun selama tujuh atau delapan tahun. Ya, itu seperti menemukan cinta untuk sepakbola, bersama dengan keinginan untuk memenangkan sesuatu dengan klub ini,'' tandas eks pemain Barcelona itu.
Lebih lanjut, Sanchez pun menyanjung tangan dingin Antonio Conte sebagai pelatih. Menurutnya, pelatih asal Italia itu memberikan efek magis yang baik untuk klub.
''Saya percaya pelatih ingin memenangkan segalanya. Anda bisa melihatnya dari cara kami berlatih dan cara kami memainkan pertandingan,'' kata Sanchez.
''Dia menyampaikan keinginannya kepada para pemain dan positif untuk klub dan tim secara umum,'' tandasnya.
Baca Juga: Conte Puas dengan Cara Inter Milan Atasi Rintangan di Luigi Ferraris
Berita Terkait
-
Eks Bintang Real Madrid Ramal Arsenal Juara Liga Inggris dan Liga Champions
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Rumor Bursa Transfer Pekan Ini: Juventus, Manchester United, Real Madrid, Hingga Liverpool
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Psywar Pep Guardiola, Manchester City Tunggu Arsenal Terpeleset
-
Tidak Terima, Alvaro Arbeloa Menolak Real Madrid Disebut Ada di Titik Terendah
-
Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Phil Foden, Assist Ajaib Menyelamatkan Wajah Pep Guardiola
-
Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus