Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte mengaku puas dengan cara para pemainnya mengatasi rintangan, setelah menang 3-1 di markas Sampdoria dalam laga giornata keenam Liga Italia 2019/2020, Minggu (29/9/2019) dini hari WIB.
"Saya senang dengan cara para pemain menginterpretasi pertandingan," tutur Conte di laman resmi Inter.
"Kami mendominasi permainan dan semua berubah secara instan. Terdapat risiko para pemain akan tumbang, namun mereka melakukan tugas dan memperlihatkan bahwa kami memiliki mentalitas yang tepat," lanjutnya.
Pada laga yang dihelat di Stadio Comunale Luigi Ferraris tersebut, Inter memimpin melalui gol-gol Stefano Sensi pada menit ke-20 dan Alexis Sanchez (22').
Namun pada awal babak kedua, La Beneamata --julukan Inter-- harus kehilangan Sanchez yang mendapat kartu merah, usai diganjar kartu kuning kedua karena melakukan diving.
Sampdoria sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Jakub Jankto (55'). Gol tersebut sempat membuat Inter yang kini hanya bermain dengan 10 pemain cukup ketar-ketir.
Beruntung, Inter akhirnya bisa mengamankan kemenangan 3-1 pasca gol Roberto Gagliardini (61') merestorasi keunggulan dua gol pasukan Conte.
"Situasi-situasi tertentu memperkuat Anda, bahkan meski kami layak menjalani pertandingan dengan cara yang berbeda dari sudut pandang emosional. Namun secara keseluruhan, saya puas dengan cara dan reaksi kami melewati rintangan yang cukup sulit ini," celoteh Conte.
Kemenangan atas Sampdoria membuat Inter dapat merebut kembali puncak klasemen sementara Liga Italia 2019/2020 yang sempat diduduki Juventus.
Baca Juga: Alexis Sanchez Cetak Gol dan Kartu Merah, Inter Milan Masih Sempurna
Inter saat ini kukuh di puncak dengan poin sempurna 18 dari enam pertandingan yang telah dilakoni, unggul dua poin atas Juventus yang sukses mengalahkan SPAL 2-0 di Turin, Sabtu (28/9/2019) malam WIB.
Meski demikian, Conte tidak mau lengah dan memilih melangkah dengan hati-hati.
"Kami perlu terbang di bawah radar dan menjalani satu demi satu pertandingan. Hanya waktu yang akan dapat mengatakan akan seperti apa perjalanan kami dan ambisi-ambisi yang kami miliki," tukas mantan pelatih Juventus tersebut.
Berita Terkait
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
-
Ultras Pelempar Flare ke Emil Audero Hirup Udara Bebas, Pelaku Hanya Diminta Wajib Lapor
-
Emil Audero Blunder Fatal Lawan Lecce Hingga Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Liga Italia
-
Beppe Marotta: Inter Milan Korban Dengki, Iri Hati dan Kritik Serampangan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh