Suara.com - Timnas Italia melakukan tradisi nyeleneh di seragam kebesarannya. Melalui Puma, selaku produsen jersey, Gli Azzurri resmi meluncurkan seragam kandang berwarna hijau pada Senin (7/10/2019).
Peluncuran jersey ini sekaligus menghentikan tradisi warna biru yang sudah berjalan selama puluhan tahun. Namun, ada makna mendalam di balik warna hijau tersebut.
Mengutip dari Give Me Sport, jersey warna hijau itu bertema Renaissance. Artinya, menyambut generasi baru yang penuh talenta, baik dari sikap, mental, hingga skil bermain.
Renaissance sendiri merupakan masa kejayaan Italia yang terefleksi dari kegiatan seni dan budaya. Sekaligus menjadi penanda perubahan dari abad pertengahan menuju abad modern.
Selain itu, ada makna lain di balik perubahan warna tersebut. Yakni terinspirasi dari periode bersejarah saat Italia mencukur Argentina 2-0 di Stadion Olimpico pada 1954, yang mana menjadi satu-satunya momen saat La Nazionale mengenakan jersey warna hijau.
Desain jersey baru ini pun mengusung model kerah dengan warna hijau secara keseluruhan. Hanya logo Puma dan lambang Timnas Italia yang berwarna emas, sementara pada bagian kerah dan ujung lengan dibalut warna biru tua.
Rencananya, jersey warna hijau ini akan dipakai Timnas Italia saat menghadapi Yunani pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020. Laga tersebut akan digelar di Stadion Olimpico, Minggu (13/10/2019) dini hari WIB.
Akan tetapi, jersey warna hijau ini hanya dipakai hingga Maret 2020, yakni sebelum gelaran Piala Eropa 2020. Saat putaran final digelar, Puma akan meluncurkan seragam baru lagi berwarna biru, dan yang warna hijau akan digunakan untuk seragam ketiga.
Baca Juga: 24 Pemain Perkuat Garuda Select Angkatan Kedua di Inggris dan Italia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026
-
Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina