Suara.com - Eks manajer Manchester United, Jose Mourinho menolak pinangan dari klub Liga Prancis Olympique Lyon lantaran telah menentukan destinasinya alias telah memiliki klub tujuan.
Hal tersebut merupakan klaim dari Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas.
Seperti diberitakan kemarin, kubu Lyon memang mengincar Mourinho untuk menjadi pelatih kepala mereka yang baru, setelah Sylvinho didepak dari posisinya pada awal pekan ini.
Sayangnya, Mourinho dikabarkan menolak tawaran menukangi Lyon tersebut lantaran masih ingin melatih di Inggris.
Pelatih berusia 56 tahun itu memang terakhir melatih Chelsea dan Manchester United, sebelum menganggur pasca dipecat The Red Devils --julukan Man United-- pada Desember 2018 lalu.
Mourinho hingga detik ini masih menganggur meski telah beberapa kali menyatakan hasratnya untuk kembali ke dunia kepelatihan.
Dan kini, Aulas mengklaim jika pelatih berjuluk The Special One itu sudah menentukan pilihannya, alias sudah mendapatkan klub baru yang siap ia besut.
Menurut Aulas, Mourinho menolak pinangan Lyon lantaran telah memiliki klub tujuan.
"Jose Mourinho? Tentu setiap klub menginginkan servisnya, termasuk Lyon. Bagaimanapun dia tetap merupakan pelatih top," buka Aulas seperti dimuat Daily Mail.
Baca Juga: Masih Ingin Melatih di Inggris, Jose Mourinho Tolak Tawaran Olympique Lyon
"Kami telah berkomunikasi. Kami saling bertukar pesan. Akan menyenangkan untuk semua orang jika dia berlabuh di Lyon, namun dia tidak menerima proposal kami karena ia telah memilih klub lain. Dia telah menentukan pilihannya sehingga tak ada lagi yang bisa kami lalukan," ungkap pria berusia 70 tahun itu.
Berita Terkait
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Kondisi Mental Vinicius Jr Usai Umpatan Rasis yang Diucap Prestianni
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama