Suara.com - Pertandingan final Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2019 antara Persebaya Surabaya versus Barito Putera, Sabtu (12/10/2019), menyisakan kabar yang kurang baik. Stadion I Wayan Dipta sebagai venue laga mengalami sejumlah kerusakan fasilitas akibat ulah suporter.
Menurut laporan pengelola stadion, sejumlah single seat tribune timur Stadion I Wayan Dipta mengalami kerusakan. Pihak pengelola pun meminta pertanggung jawaban dari pihak Persebaya karena waktu itu mayoritas suporter yang hadir adalah dari Bajol Ijo.
Manajer Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Hasan Alkatiri, memintaa maaf atas kejadian yang kurang mengenakan tersebut. Ia juga mengaku bahwa pihak manajemen telah mengganti kerusakan fasilitas markas Bali United tersebut.
"Tidak ada salahnya meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan dan bahwa tidak ada unsur kesengajaan untuk melakukan,” kata Yahya Hasan Alkatiri di laman resmi klub.
"Dari catatan yang dikirimkan manajemen Bali United, sebanyak 14 kursi rusak. Begitu menerima catatan tersebut, kami langsung berkomunikasi dengan Bali United untuk menyelesaikannya. Alhamdulillah sekarang sudah clear," lanjutnya.
"Kami mohon maaf atas semua kejadian yang tidak mengenakkan selama tim kami di stadion. Persaudaraan yang terjalin selama ini terlalu berharga jika sampai hancur oleh kursi yang rusak, fasilitas yang rusak. Mari tetap bergandengan tangan, saling berbenah," tegas Yahya Hasan.
Persebaya Surabaya U-20 sendiri berhasil keluar sebagai jawara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2019. Tim arahan Uston Nawawi itu menang melalui drama adu penalti atas Barito Putera, setelah bermain imbang 3-3 selama 120 menit.
Berita Terkait
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Teco Minta Pemain Bali United Kerja Keras
-
Hadapi Bali United, Borneo FC Bertekad Balas Kekalahan
-
Demi Piala Dunia U-20, Persebaya Terancam Pindah Kandang
-
Djanur: Barito Putera Masih Lemah di Tengah dan Depan
-
Jelang Hadapi Persib Bandung di Bali, Wolfgang Pikal: Persebaya Diuntungkan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati