Suara.com - Berhadapan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pertandingan antara Indonesia U-22 vs Iran berlangsung dengan tempo lambat.
Iran yang mendominasi penguasaan bola, lebih banyak bermain di lini tengah sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan.
Mendominasi penguasaan bola, alih-alih membuka keunggulan lebih dulu, Iran justru kecolongan di menit 10.
Merebut bola dari kaki pemain lawan di lini tengah, Evan Dimas melepaskan umpan terobosan ke sisi kiri lapangan. Febi Eka Putra yang dituju, melakukan pergerakan dan melepaskan umpan matang ke depan gawang. Muhammad Rafli yang dituju sukses menggetarkan gawang Iran. Indonesia memimpin 1-0.
Tersengat dengan gol tuan rumah, Iran langsung meningkatkan tempo permainan. Di menit ke-11 Iran nyaris menyeimbangkan papan skor lewat tandukkan Muhammad Reza. Beruntung bagi tuan rumah, bola masih melebar.
Satu menit berselang, lagi-lagi tandukkan Muhammad Reza nyaris menjebol gawang skuat Garuda. Namun kali ini, bola berhasil diamankan Awan Setho.
Memasuki menit 22, Iran kembali menebar ancaman lewat tendangan keras Amir Ruusthai dari luar kotak penalti. Lagi-lagi, Awan Setho melakukan penyelamatan gemilang.
Indonesia berbalik mengancam di menit 26. Lolos dari kawalan, Fafli melepaskan umpan mendatar ke mulut gawang. Irkham Milla yang dituju langsung menyambar bola, namun si kulit bundar berhasil ditepis kiper Iran.
Jelang turun minum, Iran mendapat peluang lewat tendangan bebas. Akan tetapi peluang tersebut gagal dimaksimalkan. Sepakan pemain nomor punggung 10 Iran masih melambung di atas mistar gawang Indonesia.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-22 Vs Iran
Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia tetap bertahan.
Berita Terkait
-
Respons Kurniawan usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam dan Malaysia di Piala AFF U-17 2026
-
Proyek Masa Depan John Herdman: 6 Pemain Keturunan Ini Eligible Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Jumpa Musuh Bebuyutan di Piala AFF U-17 2026, PSSI: Drawing Kita Syukuri
-
3 Gelandang Lokal Layak Gantikan Thom Haye Jadi Jenderal Tengah Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Siap Tempur, Timnas Indonesia U-17 Tantang Rival Abadi di Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
2 Kriteria Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia Bocor ke Publik
-
Bojan Hodak Pusing Pilih Starting XI Persib Jelang Lawan Persik Kediri, Kenapa?
-
Persija Kebingungan Cari Kandang saat Jamu Dewa United: JIS Tak Ideal, Kondisi Patriot Tanda Tanya
-
Respons Kurniawan usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam dan Malaysia di Piala AFF U-17 2026
-
Proyek Masa Depan John Herdman: 6 Pemain Keturunan Ini Eligible Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Beckham Putra Berharap Persib Lanjutkan Tren Tak Terkalahkan di GBLA saat Jamu Persik
-
Timnas Indonesia Jumpa Musuh Bebuyutan di Piala AFF U-17 2026, PSSI: Drawing Kita Syukuri
-
3 Gelandang Lokal Layak Gantikan Thom Haye Jadi Jenderal Tengah Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Darurat Kualitas Pemain Naturalisasi di Super League? Cuma 3 yang Main Reguler
-
Kurniawan Dwi Yulianto Siap Tempur, Timnas Indonesia U-17 Tantang Rival Abadi di Piala AFF U-17 2026