Bola / Bola Indonesia
Selasa, 16 Juni 2026 | 07:38 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Luke Vickery (kiri) berpose dengan rekannya Jens Raven (kanan) seusai berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang Piala AFF yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. (Antara/M Risyal Hidayat)
Baca 10 detik
  • Pemain Macarthur FC, Luke Anthony Vickery, menjalani proses naturalisasi demi mewujudkan impian membela Timnas Indonesia di level internasional.
  • Komisi X DPR RI dan Menpora Erick Thohir menyetujui proses naturalisasi Luke dalam rapat kerja virtual di Jakarta.
  • Erick Thohir meyakini kualitas ofensif Luke dapat meningkatkan produktivitas gol serta memberikan variasi taktik bagi Timnas Indonesia.

Suara.com - Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Anthony Vickery, mengaku sangat antusias menjalani proses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Pemain sayap Macarthur FC itu menyebut kesempatan membela Timnas Indonesia merupakan impian yang telah lama ia nantikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Luke saat mengikuti rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir secara virtual di Jakarta, Senin (16/6/2026).

"Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia)," kata Luke.

Luke bersama Mitchell Lee Baker saat ini tengah menjalani proses naturalisasi untuk menjadi WNI. Permohonan naturalisasi keduanya telah mendapatkan persetujuan dari Komisi X DPR RI dan selanjutnya akan diproses pada tahapan berikutnya.

Pemain berusia 20 tahun itu mengatakan bahwa proses naturalisasi tersebut menjadi momen membanggakan bagi dirinya dan keluarganya. Ia berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga bisa segera mengenakan seragam Timnas Indonesia.

"Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa," ujarnya.

Luke menegaskan bahwa kesempatan mengenakan lambang Garuda di dada dan mewakili Indonesia di level internasional akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier sepak bolanya.

Pemain yang memperkuat Macarthur FC di kasta tertinggi Liga Australia tersebut memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Cherie Claudine Vickery. Sementara neneknya, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara.

Dalam rapat yang sama, Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa kehadiran Luke diharapkan dapat menambah kualitas lini serang Timnas Indonesia, terutama dalam meningkatkan produktivitas gol.

Baca Juga: Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers

Menurut Erick, Luke merupakan salah satu talenta muda yang sedang berkembang di Liga Australia dan memiliki kemampuan ofensif yang menonjol dibandingkan pemain lain di posisi serupa.

Ia menilai Luke mempunyai intensitas, kualitas, dan kuantitas pergerakan menyerang yang sangat baik. Kemampuannya melakukan overlapping maupun underlapping juga dinilai menjadi nilai tambah yang bisa memberikan variasi dalam permainan Timnas Indonesia.

Selain beroperasi sebagai pemain sayap, Luke juga dinilai memiliki kemampuan teknis dan fisik yang memungkinkannya bermain dalam beberapa peran taktis berbeda sesuai kebutuhan tim.

Penampilan impresif Luke bersama Macarthur FC musim lalu turut membantu klubnya bersaing di papan atas Liga Australia dan hampir menembus final series kompetisi tersebut.

(Antara)

Load More